Belajar jadi Guru

Dari SP sampai RPP, sebuah kilas balik bagian 1

Posted on: September 18, 2010


Format Lesson Plans , seingat saya, selalu berubah atau diubah. Kita selaku guru mau tidak mau harus mengikuti pola-pola yang dibuat oleh kementerian pendidikan (dulu depdiknas).  Sejak saya menjadi guru dulu, 1999, setidaknya ada empat perubahan format Lesson Plan yang saya alami.

Ketika saya mengajar pertama kali tahun 1999 kami  menggunakan kurikulum 1994 yang disempurnakan. Fomat Lesson Plan pada saat itu kita kenal dengan istilah SP atau Satuan Pelajaran. Kemudian pada tahun 2004,  kita disibukkan dengan perubahan kurikulum KBK berbasis kompetensi. Perubahan kurikulum ini juga membawa perubahan format Satuan Pelajaran menjadi Rencana Pengajaran. Tahun 2006 awal, Depdiknas menggulirkan KTSP yang salah satunya adalah mengubah istilah RP (Rencana Pengajaran) menjadi RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran). Yang terakhir, dalam Permendiknas tentang Standar Proses, istilah RPP tetap dipakai namun dalam kegiatan pembelajaran kita disarankan menggunakan pola Ekplorasi, Elaborasi dan Konfirmasi.

Dalam tulisan ini, saya hanya ingin melakukan kilas balik dari berbagai format Lesson Plan yang pernah kita gunakan. Saya tidak bermaksud membandingkan, hanya sekedar bernostalgia lagi. Pada bagian 1 ini saya ingin menggungah sebuah contoh tentang Rencana Pengajaran:

RENCANA PENGAJARAN TEKS DESKRIPTIF

1.    SIKLUS LISAN (Spoken Cycle)

BUILDING KNOWLEDGE OF FIELD

PENGALAMAN MENGAJAR

DAN PEMBELAJARAN

TUJUAN KARAKTERISTIK KEGIATAN
  1. Guru berinteraksi dg. siswa

untuk membahas shared know-ledge dsb. yang diarahkan ke pembelajaran teks deskriptif dengan tema things around us, family life, school life.

Catatan:

Teks desriptif merupakan paparan tentang sesuatu sebagaimana adanya.

Yang dipaparkan adalah bentuknya, ukurannya, unsurnya, atau sifatnya.

  1. untuk memberikan konteks

bagi teman things around us.

  1. untuk membiasakan siswa berbagi cerita
  2. untuk mengenalkan kosa kata sehari-hari tentang things aound us, family life, school life.
  3. untuk mengenalkan tata bahasa terutama bentuk PRESENT TENSE
  4. mengenalkan struktur  there is / there are dan be + V III.
  5. Untuk mengenalkan berbagai realisasi sederhana tindak tutur  mengungkapkan terima kasih, permintaan klarifikasi.
  6. Untuk membiasakan penggunaan ungkapan kesantunan:  excuse me, please, thank you, sorry, have a nice a day, dsb.
  7. Untuk  membiasakan penggunaan  ADJECTIVE
q       Kegiatan klasikal

q       Terfokus pada guru

q       Fokus pada bahasa lisan – interaktif

q       Penggunaan realia, flash cards, dan media mengajar lainnya untuk menunjang pemahaman terhadap adjective dan noun phrase.

  1. Guru membawa benda-benda nyata atau berupa gambar untuk dideskripsikan.

Catatan:  Berilah gambar-gambar di buku/LKS

  1. Menciptakan konteks dan membangun tema dan jenis teks
  2. membangun kosa kata: verbs dan nouns yang diperlukan siswa
q       Kegiatan klasikal

q       Terfokus pada guru dan siswa

q       Terfokus pada bahasa lisan

q       Mengidentifikasi language accompanying action (misalnya: Let me show you this, Listen to me, Shal we start now? Dll)

  1. Menonton video bagaimana menceritakan sesuatu (object).

Diganti dengan:  Memperagakan diri bercerita mengenai sebuah object

  1. Untuk membangun konteks yang lebih luas mengenai tema
  2. Memperluas perbendaharaan ung-kapan
q       Kegiatan klasikal

q       Terfokus pada siswa

q       Bahasa lisan

q       Language accompanying action

  1. Membahas object yang dicerita-kan dengan memperhatikan sifat-sifatnya
    1. Memperluas pengetahuan kosa kata
    2. Menggunakan bahasa untuk merekonstruksi kejadian
q       Kegiatan klasikal

q       Terfokus pada siswa

q       Terfokus pada bahasa lisan

q       LAC

  1. Guru secara eksplisit membahas kosa kata dan tata bahasa:  present tense, there is/are, be + Verb III, adjectives, noun phrases, dan fitur-fitur bahasa lisan yang relevan.
Memfokuskan ke kompetensi  linguis-tik yang diperlukan untuk teks deskriptif. q       Kegiatan klasikal

q       Terfokus pada guru

q       Terfokus bada bahasa lisan: perhatikan gambits.

MODELLING OF TEXT

PENGALAMAN MENGAJAR

DAN PEMBELAJARAN

TUJUAN KARAKTERISTIK KEGIATAN
  1. Mendengarkan rekaman/atau suara guru yang berisi suatu deskripsi benda/orang

Catatan: bisa dimulai dari teks-teks pendek, bahkan kalimat atau kata.

  1. Melatih siswa untuk memahami makna
  2. Melatih siswa memperhatikan fitur bahasa lisan
  3. Melatih siswa meprediksi apa yang didengarnya
  4. Melatih siswa mencatat urutan kegiatan secara sederhana
q       Kegiatan klasikal

q       Terfokus pada bahasa lisan

  1. Menganalisis ciri-ciri teks deskriptif
  2. mengenalkan struktur skematik
  3. mengenalkan istilah-istilah teknis dalam struktur teks seperti: title, main idea, dll
q       Kegiatan klasikal

q       Terfokus pada guru

q       Diskusi

  1. Mengenalkan teks-teks lain yang relevan
  2. Untuk memperluas wacana dengan memperhatikan struktur-struktur percakapan kecil di berbagai konteks mulai dari excuse me, sampai thank you, … bye-bye, dll.
  3. Melatih siswa agar peka terhadap tahap-tahap percakapan transaksional.
q       Penjelasan terfokus pada guru

q       Siswa mendemonstrasikan berpasangan atau berkelompok

q       Meneliti taha-tahap percakapan transaksional, misalnya meng-klarifikasi:

q       Is it right?

q       Are you sure?

q       She is 13 years old, isn’t she?

q       He has a car, doesn’t he?

JOINT CONSTRUCTION

PENGALAMAN MENGAJAR

DAN PEMBELAJARAN

TUJUAN KARAKTERISTIK KEGIATAN
  1. Dalam kelompok siswa mencoba menceritakan ayahnya, ibunya, adik atau kakaknya atau benda-benda sekitar mereka.
  1. Menggunakan tata bahasa dan kosa kata yang benar
  2. Memperagakan ucapan ungka-pan yang benar
q       Menghubungkan bahasa dengan gerakan mimik, gesture, dsb.
  1. Dalam kelompok siswa menyu-sun teks descriptif lisan untuk menceritakan ayahnya, ibunya, adik atau kakaknya, atau orang lain atau benda.
    1. Membiasakan siswa tampil berbicara mewakili kelompoknya
    2. Membiasakan diri berkomunikasi agar difahami pendengarnya.
q       Kegiatan dalam kelompok

q       Kegiatan lintas kelompok

q       Terfokus pada bahasa lisan

  1. Dalam kelompok siswa menyu-sun percakapan transak-sional lisan dengan beragam konteks, misalnya, di sekolah (kelas, perpus, lab, dsb), di rumah (di ruang tamu, ruang tidur, dsb.)
  2. Membangun rasa percaya diri
  3. Menggunakan bahasa untuk memecahkan persoalan
  4. Membiasakan diri berekspresi
q       Kegiatan terfokus pada siswa

INDEPENDENT CONSTRUCTION

PENGALAMAN MENGAJAR

DAN PEMBELAJARAN

TUJUAN KARAKTERISTIK KEGIATAN
  1. Siswa memperagakan kemam-puan bercakap-cakap yang meli-batkan monolog yang bersifat menceritakan atau memaparkan
  1. Memberi kesempatan siswa menggunakan pengetahuan dan pengalaman pemelajaran yang dimilikinya
  2. Untuk mengecek apakah bahasa lisan siswa dimengerti dengan baik oleh lawan bicara
  3. Untuk mengetahui kemampuan berwacana siswa
q       Terfokus pada individu

q       Guru memberikan balikan

  1. Secara individual siswa menceritakan ayah, ibu, adik, kakak atau yang lain dengan baik dalam konteks yang lebih diperluas
  2. Untuk menerapkan prinsip KOHESI DAN KOHERENCE dalam konteks yang lebih luas
  3. Untuk membangun kemampuan wacana lisan
q       Terfokus kepada individu-individu siswa

q       Guru/siswa memberi tanggapan

  1. 2. SIKLUS TULIS (Written Cycle)

A. BUILDING KNOWLEDGE OF FIELD

PENGALAMAN MENGAJAR

DAN PEMBELAJARAN

TUJUAN KARAKTERISTIK KEGIATAN
  1. Guru  merumuskan mengapa

BKF ini dikembangkan

Catatan:

Teks desriptif merupakan paparan tentang sesuatu sebagaimana ada-nya. Yang dipaparkan adalah ben-tuknya, ukurannya, unsurnya, atau sifatnya.

Pada tahap ini guru dansiswa secara lisan/ interaktif membahas:

  1. konteks di mana teks jenis

deskriptif digunakan dalam

ragam tulis.

  1. Hubungan interpersonal penulis dan pembaca (mis: antara ahli dan orang yang baru belajar).
  2. Bahasa yang digunakan (lugas, tanpa banyak fitur kesantunan)
  3. Pola kalimat “present tensse” yang dimulai dengan subject +  have/has dan “subjek + be” serta “subjek + be + Verb III.
  4. Pola noun phrase yang menggunakan hukum MD.
  5. Piranti pembentuk wacana yang menunjukkan sifat maupun kepemilikan.
  6. Perbedaan bahasa lisan dan bahasa tulis dalam teks deskriptif
q       Terfokus pada guru

q       Kegiatan bersifat interaktif dengan menstimulasi agar siswa berpikir dan menjawab pertanyaan (listening dan speaking)

q       Penggunaan realia, flash cards, dan media mengajar lainnya untuk menunjang pemahaman terhadap adjective dan noun phrase.

  1. Guru menyiapkan contoh teks ydeskriptif yang berupa gambaran fisik orang/benda/ ruangan/atau yang lain
  2. Untuk memperluas wawasan tentang penggunakan teks deskriptif dalam kehidupan sehari-hari.
  3. Utk. Menambah kosa kata
q       Terfokus pada guru

q       Pembahasan dilakukan secara interaktif yang mendukung keterampilan listening dan speaking

B. MODELLING TEXT

PENGALAMAN MENGAJAR

DAN PEMBELAJARAN

TUJUAN KARAKTERISTIK KEGIATAN
  1. Membaca teks deskriptif.
  1. Untuk memahami makna atau pesan (ideasional) yang terdapat dalam teks
  2. Untuk mengetahui tingkat reading comprehension siswa
q       Terfokus guru

q       Klasikal

q       Diskusi

  1. Menganalisis tata teks deskriptif
    1. Untuk mengidentifikasi unsur-unsur sebuah paparan
    2. b. Untuk memahami bagaimana unsur-unsur tersebut ditata dalam sebuah generic (schematic) structure
    3. Untuk menganalisis realisasi bahasa yang digunakan pada unsur teks
q       Terfokus pada guru atau siswa

q       Klasikal

q       Diskusi

  1. Manganalisis teks-teks lain yang relevan
    1. Untuk melihat persamaan dan perbedaan struktur (jika ada) yang ada di antara teks-teks deskriptif
    2. Untuk melihat persamaan dan perbedaan realisasi bahasa (tata bahasa dan kosa kata) dari teks-teks tertentu.
q       Terfokus pada guru atau siswa

q       Klasikal

q       Diskusi

C. JOINT CONSTRUCTION

PENGALAMAN MENGAJAR

DAN PEMBELAJARAN

TUJUAN KARAKTERISTIK KEGIATAN
  1. Siswa membahas teks deskriptif yang akan ditulis bersama, misalnya menceritakan anggota keluarga, bagian rumah dan lain-lainnya.
  1. Siswa menggunakan schematic structure yang tepat
  2. Siswa menggunakan realisasi bahasa yang tepat
  3. Siswa memberi tnstruksi tertulis yang difahami orang lain
  4. Siswa menyadarisiapa calon pembacanya dan menyesuaikan bahasanya
q       Siswa berpa
  1. Dalam kelompok siswa menyu-sun teks descriptif untuk menceritakan ayahnya, ibunya, adik atau kakaknya, atau orang lain (orang terkenal).
  2. Agar siswa memperoleh kepercayaan diri karena tidak bekerja sendirian
  3. Siswa mengembangkan keteram-pilan writing dengan bahasa sederhana
  4. Siswa belajar dari teman-temannya
  5. Siswa belajar dari sumber-sumber lain yang mereka mereka temukan di luar kelas
q       Siswa bekerja dalam kelompok

q       Guru memberi bantuan terutama bantuan dalam editing.

D. INDEPENDENT CONSTRUCTION

PENGALAMAN MENGAJAR

DAN PEMBELAJARAN

TUJUAN KARAKTERISTIK KEGIATAN
  1. Secara individual siswa membuat kesepakatan dengan guru (conference) mengenai teks deksriptif apa yang akan ditulis
  2. Siswa memperoleh bimbingan individual datri guru sejak tahap awal penulisan
  3. Guru mengetahui target yang ingin dicapai siswa
  4. Siswa dan guru dapat membahas sumber-sumber bacaan yang diperlukan untuk mencapai tujuan penulisan secara maksimal
q       Terfokus pada individu

q       Guru memberikan balikan

  1. Secara individu menulis draft teks yang direncanakannya
    1. Siswa memanfaatkan  pengalaman nya dari tahap listening, speaking dan reading di dlm proses writing.
    2. Siswa memperoleh kesempatan untuk mengekpresikan kehendak individualnya ke dalam tulisan
q       Terfokus kepada individu-individu siswa

q       Guru memberi masukan jika perlu

  1. Siswa menunjukkan draft tulisan kepada guru
  2. Untuk mendeteksi masalah-masalah penulisan secara dini
  3. Untuk memberi pengtalaman bhw menulis tidak harus sekali jadi
  4. Untuk memberi pengalaman akan pentingnya memperhatikan aturan penulisan (huruf besar, titik, koma, dll)
q       Terfokus pada siswa

q       Guru memberi balikan bagi setiap individu

  1. Siswa melakukan editing berdasarkan balikan dari guru
  2. Untuk meningkatkan kepekaan siswa terhadap hal-hal yang tidak boleh dianggap sepele dalam penulisan.
  3. Untuk memberi kesempatan memperbaiki, menambah dsb, agar hasil tulisan maksimal.
  4. Untuk memperoleh pengalaman dan keterampilan mengedit sebuah karya
q       Terfokus pada siswa

q       Guru memberi balikan

  1. Siswa menulis (final) draft
  2. Untuk menggunakan potensinya secara maksimal
  3. Untuk mengembangkan rasa percaya diri bahwa siswa akan menghasilkan karya yang berterima
q       Terfokus pada siswa

q       Guru memberi motivasi secara simpatik dan membesarkan hati

  1. Siswa menunjukkan draft akhir kepada guru
  2. Untuk memperoleh peneguhan akan keberhasilannya
  3. Untuk melihat apakah target penulisan yang disepakati dalam conference tercapai
q       Terfokus pada siswa

q       Guru memeriksa apakah siswa memenuhi indikator yang ditetapkan

  1. Siswa memberi ilustrasi gambar, menulis dengan gaya seni menurut seleranya
  2. Untuk mengekspresikan potensi seni siswa dalam menampilkan karya tulisnya dengan prinsip intertekstualitas (memadukan tulisan dengan gambar, diagram, dll) agar presentable.
q       Terfokus pada siswa
  1. Siswa mempublikasikan tulisan nya (di papan atau tembok kelas yang disediakan untuk tujuan “Publishing.”
  2. Untuk mengikis rasa malu (tidak percaya diri) memperlihatkan karya kepada orang lain.
  3. Untuk membiasakan diri berkomunikasi secara tertulis.
  4. Untuk membina sikap beranui mempublikasikan karya dan menerima kritik dan saran.
  5. Untuk berani bersaing dan mengakui kelebihan orang lain.
  6. Untuk memacu semangat menulis lebih baik di kemudian hari.
q       Terfokus pada siswa

q       Guru memberi fasilitas papan tempel (mis: soft board)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Email:

rppguswur@gmail.com

Belajar Inggris

BelajarInggris.Net 250x250

Blog Stats

  • 2,591,242 hits

Pengunjung

free counters

blogstat

Alexa Certified Site Stats for www.aguswuryanto.wordpress.com

Incoming traffic

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 198 other followers

%d bloggers like this: