Belajar jadi Guru

Archive for November 2011


Download:

Instrumen Penilaian Kinerja Guru Pasca Sertifikasi

Instrumen monitoring

ADMINISTRASI PEMBELAJARAN GURU MAPEL PROFESIONAL

SMP/SMA/SMK

 

Nama Guru                 : ………………………………………….

Mata Pelajaran            : ………………………………………….

Nama Sekolah            : ………………………………………….

No

Aspek Yang Diamati

Nilai

Keterangan

1

2

3

4

5

1

Apakah guru memiliki SK Pembagian Tugas Mengajar dari kepala sekolah tahun pelajaran terakhir.            

2

Apakah guru memiliki jadwal pelajaran minimal 24 jam per minggu            

3

Apakah guru membuat program tahunan dalam tahun terakhir.            

4

Apakah guru membuat program semester untuk dua semester terakhir.            

5

Apakah guru memiliki silabus yang dibuat sendiri            

6

Apakah guru memiliki RPP yang disusun sendiri            

7

Apakah guru melakukan pembelajaran sesuai jadwal            

8

Apakah guru memiliki dan menggunakan buku teks dan buku referensi            

9

Apakah guru memiliki Instrumen, kunci, rubrik dan kriteria penilaian UH.            

10

Apakah guru memiliki Instrumen, kunci, rubrik dan kriteria penilaian UTS            
11 Apakah guru memiliki Instrumen, kunci, rubrik, kriteria dan kisi-kisi penilaian UAS            

12

Apakah guru mengoreksi hasil ulangan            

13

Apakah guru membuat program dan instrumen penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur            

14

Apakah guru mendokumen-tasikan hasil penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur            

15

Apakah guru memiliki buku daftar nilai dan berisi Nilai UH, Remidi, UTS, UAS dan Nilai Tugas.            

16

Apakah guru melakukan analisis hasil evaluasi UH.            

17

Apakah guru menyusun dan melaksanakan program remedial.            

18

Apakah guru menyusun dan melaksanakan program pengayaan.            

19

Apakah guru mendapatkan tambahan dan memiliki data administrasi tugas selain mengajar            

20

Apakah guru memiliki buku agenda mengajar            

21

Apakah guru memiliki Permendiknas nomor 22, 23 tahun 2006 dan Permendiknas nomor 20 tahun 2007            

22

Apakah guru memiliki buku-buku panduan (panduan pengembangan RPP, panduan pengembangan silabus, panduan pengembangan bahan ajar dll)            

23

Apakah guru melakukan pengembangan bahan ajar            

24

Apakah guru memiliki karya ilmiah populer            

25

Apakah guru memiliki hasil PTK            

Catatan :

5 : Amat Baik

4 : Baik

3 : Cukup

2 : Kurang

1 : Sangat Kurang

………………….., ………………………..

Petugas Monitoring                        Guru yang bersangkutan,

 

 

 

 

                                                            ……………………….                 ……………………………

NIP.                                              NIP.


 Instrumen monitoring

PERANGKAT KONSELING GURU PEMBIMBING PROFESIONAL

SMP/SMA/SMK

Nama Guru                 : ………………………………………….

Nama Sekolah            : ………………………………………….

No

Aspek Yang Diamati

Nilai

Keterangan

1

2

3

4

5

1

Apakah guru memiliki SK Pembagian Tugas Mengajar dari kepala sekolah tahun pelajaran terakhir.            

2

Apakah guru pembimbing memiliki perhitungan jam kegiatan pelayanan konseling di sekolah ekivalen dengan minimal 24 jam per minggu            

3

Apakah guru pembimbing membuat sendiri Program Kerja Tahunan pada tahun pelajaran terakhir.            

4

Apakah guru pembimbing membuat sendiri Program Kerja Semester tahun pelajaran terakhir.            

5

Apakah guru pembimbing membuat sendiri Program Kerja Bulanan tahun pelajaran terakhir            

6

Apakah guru pembimbing membuat sendiri Program Mingguan Layanan Konseling            

7

Apakah guru pembimbing membuat sendiri Program Harian Layanan Konseling            

8

Apakah guru pembimbing membuat sendiri Satuan Layanan            

9

Apakah guru pembimbing membuat Daftar Siswa Asuh dan buku pribadi            

10

Apakah guru pembimbing melaksanakan 9 layanan konseling (Orientasi, Informasi, Penempatan dan Penyaluran, Penguasaan Konten, Konseling Perorangan, Bimbingan Kelompok, Konseling Kelompok, Mediasi, Konsultasi)            
11 Apakah guru pembimbing melaksanakan kegiatan pendukung (Aplikasi Instrumentasi, Himpunan Data, Konferensi Kasus, Kunjungan Rumah, Alih Tangan Kasus)            

12

Apakah guru pembimbing membuat sendiri satuan layanan kegiatan pendukung (Satkung)            

13

Apakah guru pembimbing melaksanakan evaluasi pelaksanaan konseling (Penilaian Segera, Penilaian Jangka Pendek, Penilaian Jangka Panjang)            

14

Apakah guru pembimbing melaksanakan analisis hasil evaluasi pelaksanaan konseling (semester 1 dan 2)            

15

Apakah guru pembimbing melaksanakan tindak lanjut pelaksanaan konseling            

16

Apakah guru pembimbing membuat administrtasi pelaksanaan konseling (Buku Kasus, Catatan Kejadian, Sosiometri, Grafik Masalah, Jurnal Kegiatan BK, Buku Tamu)            

17

Apakah guru pembimbing membuat Laporan Bulanan, Laporan Semester dan Laporan Tahunan            

18

Apakah guru pembimbing melakukan layanan konseling sesuai jadwal            

19

Apakah guru mendapatkan tambahan dan memiliki data administrasi tugas selain mengajar            

20

Apakah guru memiliki buku agenda mengajar            

21

Apakah guru memiliki Permendiknas nomor 22, 23 tahun 2006 dan Permendiknas nomor 20 tahun 2007            

22

Apakah guru memiliki buku-buku panduan (panduan pengembangan RPP, panduan pengembangan silabus, panduan pengembangan bahan ajar dll)            

23

Apakah guru melakukan pengembangan bahan ajar            

24

Apakah guru memiliki karya ilmiah populer            

25

Apakah guru memiliki hasil PTK            

Catatan :

5 : Amat Baik

4 : Baik

3 : Cukup

2 : Kurang

1 : Sangat Kurang

………………….., ………………………..

Petugas Monitoring                        Guru yang bersangkutan,

 


                                                            ……………………….                 ……………………………

NIP.                                              NIP.

 

INSTRUMEN PENILAIAN SILABUS

 

Nama Guru              : ………………………………………………………………

Nama Sekolah         : ………………………………………………………………

Nama Sekolah         : ………………………………………………………………

No

Aspek Penilaian

Deskriptor

Skor

Keterangan

1. Ketepatan dan keajegan  SK/KD
  • Rumusan Standar Kompetensi  (SK) dan Kompetensi Dasar (KD) sesuai dengan standar Isi
  • Jika terjadi perubahan urutan,maka sesuai dengan hierarki konsep disiplin ilmu atau tingkat kesulitan materi
  • Ada kesesuaian antara KD dengan komponen-komponennya  (indikator, materi, kegiatan belajar, media/sumber, evaluasi)
   
2. Keakuratan Materi  Pembelajaran

 

  • Materi pembelajaran benar secara teoritis
  • Materi pembelajaran mendukung pencapaian KD (Selaras dengan KD)
  • Sesuai dengan tingkat perkembangan dan bermanfaat bagi peserta didik
   
3. Kegiatan Pembelajaran
  • Kegiatan pembelajaran memuat aktivitas belajar yang berpusat pada siswa/belajar aktif
  • Tahapan kegiatan pembelajaran mendukung tercapainya KD
  • Kegiatan pembelajaran memberikan kesempatan kepada siswa untuk  mengembangkan kecakapan hidup (personal, sosial)
  • Sesuai dengan pengalaman belajar yang dikembangkan dalam kegiatan pembelajaran
   
4. Indikator
  • Rumusan indikator berisi jabaran perilaku untuk mengukur tercapainya KD
  • Rumusan indikator berupa kata kerja operasional yang dapat diukur dan diobservasi
  • Terdiri dari beberapa rumusan indikator (minimal 2 indikator) untuk setiap KD
  • Tingkat kata kerja lebih rendah atau minimal sama dengan KD
   
5. Penilaian
  • Alat penilaian sesuai  dan mencakup seluruh indikator
  • Wujud/contoh alat penilaian jelas dan sesuai dengan indikator
   
6. Alokasi Waktu
  • Alokasi waktu sesuai dengan cakupan kompetensi
  • Alokasi waktu sesuai dengan program semester yang telah disusun
   
7. Sumber Belajar
  • Sumber belajar sesuai untuk mendukung tercapainya KD
  • Sumber belajar bervariasi
   

Jumlah Skor Perolehan

   

 

 

 

 

Kriteria Penilaian

Setiap munculnya  deskriptor secara sempurna  mendapat skor  2

Deskripor yang muncul, namun kurang sempurna mendapat skor 1 dan tidak munculnya deskriptor mendapat skor 0.

 

Skor maksimal  20 x 2 = 40

 

 

 

……………………, …………………

Penilai,

 

 

…………………………………….

NIP.

 

INSTRUMEN PENILAIAN RPP

 

Nama Guru              : ………………………………………………………………

Nama Sekolah         : ………………………………………………………………

Nama Sekolah         : ………………………………………………………………

No

Aspek Penilaian

Deskriptor

Skor

Keterangan

1. Kesesuaian SK, KD, indikator, dan alokasi waktu
  • Rumusan standar kompetensi  (SK) dan KD sesuai dengan standar Isi
  • Rumusan indikator berisi perilaku untuk mengukur tercapainya KD dan alokasi waktu sesuai dengan cakupan kompetensi dan alokasi yang tersedia di dalam silabus
  • Rumusan indikator berupa kata kerja operasional yang dapat diukur dan atau diobservasi dan sesuai dengan indikator yang ada di silabus
   
2. Tujuan Pembelaja-ran
  • Rumusan tujuan pembelajaran selaras dengan KD
  • Rumusan tujuan pembelajaran merupakan rincian/lebih spesifik dari KD
   
 3. Pengemb-angan materi dan bahan ajar
  • Materi pembelajaran benar secara teoritis
  • Materi pembelajaran mendukung pencapaian KD (Selaras dengan KD)
  • Materi pembelajaran dijabarkan dalam bahan ajar secara memadai dan kontekstual
   
4. Metode Pembelajaran
  • Metode pembelajaran bervariasi
  • Tiap-tiap metode yang dicantumkan benar-benar tercermin dalam langkah-langkah pembelajaran
   
5. Langkah-langkah Pembelajaran
  • Pendahuluan berisi pengaitan   kompetensi yang akan dibelajarkan dengan konteks kehidupan siswa atau kompetensi sebelumnya.
  • Kegiatan inti dituliskan secara rinci untuk menjabarkan tahapan pencapaian KD disertai alokasi waktu
  • Inti pembelajaran yang dirancang  berfokus pada siswa
  • Inti pembelajaran memberi kesempatan siswa bekerja sama dengan teman atau berinteraksi dengan lingkungan/masyarakat sekitar
  • Penutup pembelajaran berisi penyimpulan/ refleksi/ atau tindak lanjut (tugas pengayaan/ pemantapan)
  • Rumusan langkah-langkah pembelajaran menggambarkan kegiatan dan materi yang akan dicapai.
   
6. Sumber Belajar
  • Sumber belajar sesuai untuk mendukung tercapainya KD
  • Sumber belajar bervariasi
   
7. Penilaian
  • Alat penilaian sesuai  dan mencakup seluruh indikator
  • Rubrik/pedoman penyekoran/kunci jawaban dicantumkan secara jelas dan tepat
   

 

Kriteria Penilaian

Setiap munculnya  deskriptor secara sempurna  mendapat skor  2

Deskripor yang muncul, namun kurang sempurna mendapat skor 1 dan tidak munculnya deskriptor mendapat skor 0.

 

Skor maksimal  20 x 2 = 40

 

 

 

 

……………………, …………………

Penilai,

 

 

…………………………………….

NIP.

ANGKET SISWA

Pilihlah salah satu option pada setiap nomor yang paling tepat untuk menggambarkan kinerja dari Guru Anda dengan memberikan tanda silang pada huruf a, b, c atau d dalam lembar jawaban.

1.      Kehadiran guru Anda dalam mengajar selama satu semester terakhir.

a. Selalu

b. Sering

c. Kadang-kadang

d. Jarang

e. Tidak pernah

 

2.      Bila hadir, waktu kedatangan guru Anda tepat waktu

a. Selalu

b. Sering

c. Kadang-kadang

d. Jarang

e. Tidak pernah

 

3.      Apakah guru Anda bersikap inklusif dan obyektif terhadap para siswa dalam melaksanakan pembelajaran?

a. Selalu

b. Sering

c. Kadang-kadang

d. Jarang

e. Tidak pernah

 

4.      Bagaimanakah penguasaan materi pelajaran guru Anda?

a.      Sangat menguasai

b.      Menguasai

c.      Cukup

d.      Kurang menguasai

e.      Tidak menguasai

 

5.      Guru Anda dalam menjelaskan materi pembelajaran

a.      Sangat jelas

b.      Jelas

c.      Cukup

d.      Kurang jelas

e.      Tidak jelas

 

6.      Guru Anda dalam mengajar memberikan tugas

a.      Sering sekali

b.      Sering

c.      Kadang-kadang

d.      Jarang

e.      Tidak pernah

 

 

 

 

7.      Tugas yang diberikan untuk nonor 6

a.      Sangat memperjelas materi pembelajaran

b.      Memperjelas materi pembelajaran

c.      Cukup memperjelas materi pembelajaran

d.      Kurang memperjelas materi pembelajaran

e.      Tidak memperjelas materi pembelajaran

 

8.      Apakah guru Anda dalam mengajar hanya menugasi siswa mengerjakan  LKS?

a.      Tidak pernah

b.      Jarang

c.      Kadang-kadang

d.      Sering

e.      Sering sekali

 

9.      Apakah guru Anda dalam mengajar menugasi siswa menuliskan materi pelajaran di papan tulis?

a.      Tidak pernah

b.      Jarang

c.      Kadang-kadang

d.      Sering

e.      Sering sekali

 

10. Menurut Anda metode mengajar yang diterapkan guru Anda

a.      Sangat variatif

b.      Variatif

c.      Cukup

d.      Kurang variatif

e.      Tidak variatif

 

11. Apakah Anda menyukai cara mengajar guru mata pelajaran ini?

a.      Sangat suka

b.      Suka

c.      Cukup

d.      Kurang suka

e.      Tidak suka

 

12. Dalam pembelajaran, apakah guru Anda memberi kesempatan kepada Anda untuk bertanya

a.      Selalu

b.      Sering

c.      Kadang-kadang

d.      Jarang

e.      Tidak pernah

 

13. Bagaimana cara guru Anda dalam menjawab pertanyaan Anda atau Teman Anda?

a.      Jelas sekali

b.      Jelas

c.      Cukup

d.      Kurang jelas

e.      Tidak jelas

 

14. Apakah guru Anda memberi kesempatan kepada para siswa berpartisipasi dalam proses pembelajaran, misalnya dalam menjawab pertanyaan salah seorang siswa.

a. Selalu

b. Sering

c. Kadang-kadang

d. Jarang

e. Tidak pernah

 

15. Sikap guru Anda terhadap siswa di kelas cenderung

a.      Sangat tegas/berwibawa

b.      Tegas

c.      Cukup

d.      Kurang Tegas

e.      Tidak Tegas

 

16. Dalam hal menumbuhkan minat belajar, guru Anda

a.      Baik sekali

b.      Baik

c.      Cukup

d.      Kurang

e.      Kurang Sekali

 

17. Cara memberikan penilaian terhadap tugas atau ulangan, menurut Anda

a.      Sangat objektif dan terbuka

b.      Objektif

c.      Cukup

d.      sesuka guru (tidak objektif)

e.      sangat memberatkan (menghambat siswa)

 

18. Tugas/ulangan yang sudah dikoreksi oleh guru

a.      Selalu dibagikan dengan komentar

b.      Selalu dibagikan tanpa komentar

c.      Kadang-kadang dibagikan dengan komentar

d.      Kadang-kadang dibagikan tanpa komentar

e.      Tidak pernah dibagikan

 

19. Dalam mengakhiri pembelajaran, guru Anda

a.      Selalu tepat waktu

b.      Sering tepat waktu

c.      Kadang-kadang tepat waktu

d.      Sering lebih cepat

e.      Selalu lebih cepat

 

20. Secara keseluruhan, penampilan guru Anda

a.      Baik sekali

b.      Baik

c.      Cukup

d.      Kurang

e.      Kurang Sekali

 

21. Guru tidak bersikap diskriminatif  terhadap para siswa, teman sejawat, orang tua peserta didik dan lingkungan sekolah karena perbedaan agama, suku, jenis kelamin, latar belakang keluarga, dan status sosial-ekonomi.

a. Selalu

b. Sering

c. Kadang-kadang

d. Jarang

e. Tidak pernah

 

 

 

22. Guru menghargai peserta didik tanpa membedakan keyakinan yang dianut, suku, adat-istiadat, daerah asal, dan gender.

a. Selalu

b. Sering

c. Kadang-kadang

d. Jarang

e. Tidak pernah

 

23. Guru berperilaku yang dapat diteladani oleh peserta didik dan anggota masyarakat di sekitarnya.

a. Selalu

b. Sering

c. Kadang-kadang

d. Jarang

e. Tidak pernah

 

  ANGKET TEMAN SEJAWAT

Pilihlah salah satu option pada setiap nomor yang paling tepat untuk menggambarkan kondisi obyektif Teman Anda dengan memberikan tanda silang pada huruf a, b, c atau d dalam lembar jawaban.

 

1.      Menampilkan diri sebagai pribadi yang mantap dan stabil.

a. Selalu

b. Sering

c. Kadang-kadang

d. Jarang

e. Tidak pernah

 

2.      Menampilkan diri sebagai pribadi yang dewasa, arif, dan berwibawa.

a. Selalu

b. Sering

c. Kadang-kadang

d. Jarang

e. Tidak pernah

 

3.      Menunjukkan etos kerja dan tanggung jawab yang tinggi.

a. Selalu

b. Sering

c. Kadang-kadang

d. Jarang

e. Tidak pernah

 

4.      Bangga menjadi guru dan percaya pada diri sendiri.

a. Selalu

b. Sering

c. Kadang-kadang

d. Jarang

e. Tidak pernah

 

5.      Bekerja mandiri secara profesional.

a. Selalu

b. Sering

c. Kadang-kadang

d. Jarang

e. Tidak pernah

 

6.      Memahami kode etik profesi guru.

a. Selalu

b. Sering

c. Kadang-kadang

d. Jarang

e. Tidak pernah

 

7.      Menerapkan kode etik profesi guru.

a. Selalu

b. Sering

c. Kadang-kadang

d. Jarang

e. Tidak pernah

8.      Berperilaku sesuai dengan kode etik guru.

a. Selalu

b. Sering

c. Kadang-kadang

d. Jarang

e. Tidak pernah

 

9.      Bersikap inklusif dan objektif terhadap peserta didik, teman sejawat dan lingkungan sekitar dalam melaksanakan pembelajaran.

a. Selalu

b. Sering

c. Kadang-kadang

d. Jarang

e. Tidak pernah

 

10. Tidak bersikap diskriminatif  terhadap peserta didik, teman sejawat, orang tua peserta didik dan lingkungan sekolah karena perbedaan agama, suku, jenis kelamin, latar belakang keluarga, dan status sosial-ekonomi.

a. Selalu

b. Sering

c. Kadang-kadang

d. Jarang

e. Tidak pernah

 

11. Berkomunikasi dengan teman sejawat dan komunitas ilmiah lainnya secara santun, empatik dan efektif.

a. Selalu

b. Sering

c. Kadang-kadang

d. Jarang

e. Tidak pernah

 

12. Berkomunikasi dengan orang tua peserta didik dan masyarakat secara santun, empatik, dan efektif tentang program pembelajaran dan kemajuan peserta didik.

a. Selalu

b. Sering

c. Kadang-kadang

d. Jarang

e. Tidak pernah

 

13. Mengikutsertakan orang tua peserta didik dan masyarakat dalam program pembelajaran dan dalam mengatasi kesulitan belajar peserta didik.

a. Selalu

b. Sering

c. Kadang-kadang

d. Jarang

e. Tidak pernah

 

14. Beradaptasi dengan lingkungan tempat bekerja dalam rangka meningkatkan efektivitas sebagai pendidik, termasuk memahami bahasa daerah setempat.

a. Selalu

b. Sering

c. Kadang-kadang

d. Jarang

e. Tidak pernah

 

15. Bersikap sesuai dengan norma agama yang dianut, hukum dan norma sosial yang berlaku dalam masyarakat,  serta kebudayaan nasional Indonesia yang beragam.

a. Selalu

b. Sering

c. Kadang-kadang

d. Jarang

e. Tidak pernah

 

16. Berperilaku jujur, tegas, dan manusiawi.

a. Selalu

b. Sering

c. Kadang-kadang

d. Jarang

e. Tidak pernah

 

17. Berperilaku yang mencerminkan ketakwaan, dan akhlak mulia.

a. Selalu

b. Sering

c. Kadang-kadang

d. Jarang

e. Tidak pernah

 

18. Berperilaku yang dapat diteladani oleh peserta didik dan anggota masyarakat di sekitarnya.

a. Selalu

b. Sering

c. Kadang-kadang

d. Jarang

e. Tidak pernah

 

Sumber data : Drs. Suharna, pengawas kab. Karanganyar

Advertisements

Download:

CONTOH RPP YG DISISIPI PENDIDIKAN KARAKTER

CONTOH SILABUS YG DISISIPI PENDIDIKAN KARAKTER

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)

 

SMP/MTs : …………………………..
Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)
Kelas/Semester : VII / 2
Alokasi Waktu : 8 Jam pelajaran (4 x pertemuan)

 

  1. A.   Standar Kompetensi

4. Memahami usaha manusia untuk mengenali perkembangan lingkungannya.

  1. B.   Kompetensi Dasar

4.1  Menggunakan peta, atlas,dan globe, untuk mendapatkan informasi keruangan.

  1. C.   Tujuan Pembelajaran

Pertemuan 1

  1. Mengidentifikasi perbedaan antara peta, atlas, dan Globe.
  2. Mengidentifikasi jenis-jenis peta.
  3. Mengidentifikasi bentuk-bentuk peta.
  4. Menjelaskan pemanfaatan peta dengan penuh percaya diri.
  5. Bekerjasama.

Pertemuan 2

  1. Menentukan letak suatu tempat menggunakan garis lintang dan bujur dengan teliti/cermat.
  2. Memperagakan gerak rotasi bumi menggunakan globe.
  3. Mempergunakan indeks untuk mencari letak suatu tempat di atlas.

Pertemuan 3

  1. Mengartikan berbagai skala dengan teliti/cermat.

Pertemuan 4

  1. Memperbesar dan memperkecil peta dengan bantuan garis-garis koordinat bersama-sama dengan teliti/cermat.

 

  1. D.   Materi Pembelajaran
    1. Pengertian peta, atlas, dan globe.
    2. Jenis peta :

Peta umum

Peta tematik (khusus)

  1. Bentuk peta:

Peta datar

Peta timbul

  1. Menentukan letak suatu tempat menggunakan garis lintang dan bujur.
  2. Memperagakan gerak rotasi bumi menggunakan globe.
  3. Penggunaan indeks dan daftar isi pada atlas.
  4. Skala peta:

Skala angka

Skala garis

  1. Memperbesar dan memperkecil peta.

 

  1. E.   Metode  Pembelajaran
    1. Diskusi
    2. Inquiri
    3. Tanya jawab
    4. Simulasi
    5. Observasi /Pengamatan

 

  1. F.    Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran           
    1. 1.    Pertemuan 1

 

  1. Pendahuluan

 

–          Berdoa (contoh nilai yang ditanamkan: taqwa).

–          Mengecek kehadiran siswa (contoh nilai yang ditanamkan: disiplin).

–          Menanyakan kabar siswa – dengan fokus pada mereka yang tidak datang dan/atau yang pada pertemuan sebelumnya tidak datang (contoh nilai yang ditanamkan: peduli, empati).

–          Apersepsi: Tulislah rute perjalananmu dari rumah ke sekolah!

–          Motivasi:

–          Peserta didik diminta untuk saling bertukar tulisan tentang rute perjalanan tersebut dengan temannya, kemudian ditanya “Mudah atau sukarkah kamu menemukan rumah temanmu dengan uraian rute perjalanan tersebut?”

–          Alat bantu apakah yang dapat memudahkan untuk menemukan rumah temanmu tersebut?

–          Guru menginformasikan tujuan pembelajaran.

 

  1. Kegiatan inti

 

–          Peserta didik dibagi dalam empat kelompok.

–          Setiap kelompok diberi tugas untuk mengamati peta, atlas, dan globe:

–          Kelompok 1 : Perbedaan peta, atlas, dan globe

–          Kelompok 2 : Perbedaan unsur-unsur peta dan atlas.

–          Kelompok 3 : Simbol-simbol pada peta dan contoh-contohnya.

–          Kelompok 4 : Jenis-jenis peta beserta contoh-contohnya

–          Setiap kelompok membuat laporan hasil pengamatan.

–          Setiap kelompok mempresentasikan di depan kelas hasil pengamatannya dan kelompok lain memberikan tanggapan.

–          Guru memberikan penguatan tentang materi yang telah didiskusikan.

 

(Contoh nilai-nilai karakter yang dapat ditanamkan melalui kegiatan-kegiatan di atas: kerjasama, tanggung jawab, saling menghargai pendapat, percaya diri, adil).

 

  1. Penutup

 

–          Guru bersama siswa menyimpulkan pelajaran

–          Penilaian

–          Refleksi :  Peserta didik mengungkapkan kesan terhadap pentingnya mempelajari peta, atlas, dan globe.

–          Guru menginformasikan kepada peserta didik bahwa pertemuan berikutnya mempelajari letak geografis, pemanfaatan atlas, dan globe (contoh nilai yang ditanamkan: antisipatif).

–          Berdoa (contoh nilai yang ditanamkan: taqwa).

–          Ke luar kelas dengan tertib pada waktunya (contoh nilai yang ditanamkan: tertib, disiplin).

 

  1. 2.    Pertemuan 2

 

a.  Pendahuluan

 

–          Berdoa (contoh nilai yang ditanamkan: taqwa).

–          Mengecek kehadiran siswa (contoh nilai yang ditanamkan: disiplin).

–          Menanyakan kabar siswa – dengan fokus pada mereka yang tidak datang dan/atau yang pada pertemuan sebelumnya tidak datang (contoh nilai yang ditanamkan: peduli, empati).

–          Apersepsi  :   Jelaskan perbedaan peta, atlas, dan globe.

–          Motivasi    :   Cerita tentang pentingnya peta, atlas, dan globe sebagai sumber informasi geografi.

–          Guru menginformasikan tujuan pembelajaran pada.

 

b.  Kegiatan inti

 

–          Peserta didik dibagi dalam enam kelompok. Setiap kelompok diberikan atlas yang dilengkapi dengan indeks dan globe.

–          Setiap kelompok diberi 4 nama kota atau obyek geografis lain.

–          Kelompok 1 : Ampenan, Santa Fe, Tarutung, Tenggarong

–          Kelompok 2 : Sanggau, Mamuju, Masohi, Port Said

–          Kelompok 3 : Muaraenim, Lumajang, Atambua, Bukarest

–          Kelompok 4 : Trenggalek, Luwuk, Tripoli, Bengkalis

–          Kelompok 5 : Sungailiat, Dompu, Kuching, Tual

–          Kelompok 6 : Timika, Parepare, Pangkalanbun, Warsawa.

–          Setiap kelompok ditugaskan untuk :

–          Mencari beberapa peta di dalam atlas

–          Mencari obyek tersebut di dalam atlas

–          Menentukan  letak astronomis

–          Mendemonstrasikan gerak rotasi bumi menggunakan globe.

–          Setiap kelompok ditugaskan untuk membuat laporan dan mempresentasikan langkah-langkah kerja mereka dalam menemukan obyek geografis di atlas dan menentukan letak astronomis obyek tersebut.

–          Setiap kelompok mendemonstrasikan di depan kelas gerak rotasi bumi menggunakan globe.

–          Guru mengajak Peserta didik membandingkan langkah kerja kelompok mana yang paling baik.

–          Guru memberikan konfirmasi  dan penguatan.

 

(Contoh nilai-nilai karakter yang dapat ditanamkan melalui kegiatan-kegiatan di atas: kerjasama, cermat/teliti, tanggung jawab, saling menghargai pendapat orang lain, percaya diri, adil).

 

c.  Penutup

 

–          Guru dan Peserta didik membuat kesimpulan.

–          Penilaian

–          Refleksi :  Peserta didik menyimpulkan pemanfaatan peta, atlas, dan globe.

–          Guru menginformasikan kepada peserta didik bahwa pertemuan berikutnya mempelajari skala.

–          Berdoa (contoh nilai yang ditanamkan: taqwa).

–          Ke luar kelas dengan tertib pada waktunya (contoh nilai yang ditanamkan: tertib, disiplin).

 

  1. 3.    Pertemuan 3

 

a.  Pendahuluan

 

–             Berdoa (contoh nilai yang ditanamkan: taqwa).

–             Mengecek kehadiran siswa (contoh nilai yang ditanamkan: disiplin).

–             Menanyakan kabar siswa – dengan fokus pada mereka yang tidak datang dan/atau yang pada pertemuan sebelumnya tidak datang (contoh nilai yang ditanamkan: peduli, empati).

–          Apersepsi  : Sebutkan unsur peta yang berkaitan berkaitan dengan jarak

–          Motivasi    : Peserta didik diajak keluar kelas untuk mengukur panjang dan lebar halaman sekolah, kemudian ditanyakan “Dapatkah halaman tersebut digambarkan pada kertas sesuai dengan ukuran yang sebenarnya?”

–          Guru menginformasikan tujuan pembelajaran.

 

b.  Kegiatan inti

 

–          Tanya jawab tentang arti skala peta.

–          Peserta didik dibagi dalam beberapa kelompok.

–          Setiap kelompok diberi tugas:

–          Mengamati skala peta yang ada di dalam atlas.

–          Menentukan judul dan besar skala

–          Menentukan dua titik yang ada dalam peta dan mengukur jaraknya.

–          Menghitung jarak sebenarnya dari dua titik yang telah ditentukan.

–          Berdiskusi langkah-langkah untuk mengkonversi skala garis ke jenis skala angka dan sebaliknya.

–          Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi kelompok di depan kelas dan kelompok lain menanggapi.

–          Guru memberi konfirmasi dan penguatan.

 

(Contoh nilai-nilai karakter yang dapat ditanamkan melalui kegiatan-kegiatan di atas: kerjasama, cermat/teliti, logis, kritis, tanggung jawab, saling menghargai pendapat, percaya diri, adil).

 

c.  Penutup

 

–    Guru bersama Peserta didik membuat kesimpulan.

–    Penilaian

–    Refleksi  :  Peserta didik membuat kesimpulan tentang manfaat skala peta.

–    Menugaskan Peserta didik untuk membawa alat dan bahan untuk memperbesar dan memperkecil peta pertemuan berikutnya.

–          Berdoa (contoh nilai yang ditanamkan: taqwa).

–          Ke luar kelas dengan tertib pada waktunya (contoh nilai yang ditanamkan: tertib, disiplin).

 

  1. 4.    Pertemuan 4

 

a.   Pendahuluan

 

–             Berdoa (contoh nilai yang ditanamkan: taqwa).

–             Mengecek kehadiran siswa (contoh nilai yang ditanamkan: disiplin).

–             Menanyakan kabar siswa – dengan fokus pada mereka yang tidak datang dan/atau yang pada pertemuan sebelumnya tidak datang (contoh nilai yang ditanamkan: peduli, empati).

–          Apersepsi  :  Jelaskan manfaat skala pada peta!

–          Motivasi    :  Mengamati suatu peta. Dapatkah peta tersebut diperbesar atau diperkecil.

–          Guru menginformasikan tujuan pembelajaran.

 

b.   Kegiatan inti

–          Tanya jawab tentang cara memperbesar atau memperkecil peta.

–          Tanya jawab tentang bahan dan alat yang digunakan dalam memperbesar atau memperkecil peta dengan menggunakan garis-garis koordinat (garis grid).

–          Tugas individu untuk memperbesar dan memperkecil peta dengan langkah-langkah sebagai berikut:

–          Menyiapkan alat dan bahan memperbesar atau memperkecil peta dengan menggunakan garis-garis koordinat(garis grid).

–          Menentukan peta yang akan diperbesar atau diperkecil.

–          Membuat garis-garis koordinat (garis grid)pada peta yang akan diperbesar atau diperkecil.

–          Membuat garis-garis koordinat (garis grid)pada kertas kerja sesuai dengan perbesaran atau perkecilan yang diinginkan.

–          Menyalin peta dari peta asli ke kertas kerja.

–          Menentukan skala pada peta yang telah diperbesar atau diperkecil.

–          Tanya jawab tentang unsur peta yang berubah dan tidak berubah dari peta yang telah diperbesar atau diperkecil.

 

(Contoh nilai-nilai karakter yang dapat ditanamkan melalui kegiatan-kegiatan di atas: kerjasama, tanggung jawab, saling menghargai pendapat, percaya diri, keadilan).

 

c. Penutup

–          Guru bersama Peserta didik membuat kesimpulan.

–          Penilaian

–          Guru menginformasikan bahwa peserta didik yang belum mencapai KKM dalam memperbesar/memperkecil peta perlu memperbaiki hasil kerjanya.

–          Refleksi  : Peserta didik menyampaikan kesan tentang kesulitan dalam memperbesar atau memperkecil peta.

–          Guru menginformasikan kepada peserta bahwa pertemuan berikutnya membahas tentang interaksi sosial, siswa ditugasi membaca buku pelajaran yang berkaitan dengan materi tersebut.

–           Berdoa (contoh nilai yang ditanamkan: taqwa).

–          Ke luar kelas dengan tertib pada waktunya (contoh nilai yang ditanamkan: tertib, disiplin).

 

  1. G.   Sumber dan Media Pembelajaran
    1. Peta
    2. Atlas
    3. Globe
    4. Kertas karton/ HVS
    5. Lembar  Penilaian Psikomotorik
    6. Buku geografi yang relevan

 

  1. H.   Penilaian
Indikator Pencapaian Teknik Penilaian Bentuk Instrumen Contoh Instrumen
  • Membedakan peta, atlas, dan globe.
  • Mengidentifikasi jenis,bentuk dan pemanfaatan peta.
  • Mengidentifikasi informasi geografis dari peta, atlas dan globe.
  • Mengartikan berbagai skala.
  • Memperbesar dan memperkecil peta dengan bantuan garis-garis koordinat

 

Tes Tulis

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tes unjuk kerja

 

 

 

 

 

 

Self assessment

 

 

 

 

 

 

 

Tes uraian

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Uji petik kerja

 

 

 

 

 

 

Skala Likert

 

  1. Sebutkan unsur-unsur peta dan atlas.
  2. Berikan masing-masing 2 contoh peta umum dan peta khusus!
  3. Jelaskan 2 bentuk peta!
  4. Sebutkan 3 informasi geografis dari peta!
  5. Amatilah peta dantentukan letak astronomis (lintang dan bujur) Jakarta!
  6. Peragakan gerak rotasi bumi dengan menggunakan globe!
  7. Jika di peta yang berskala 1 : 1.000.000 jarak kota A dan B adalah 5 cm, hitunglah jarak yang sebenarnya!

 

Carilah letak Kota Bulukumba pada atlas dengan menggunakan indeks!

 

Pilihlah peta salah satu pulau di Indonesia dalam atlasmu, kemudian perbesarlah 2 kali dengan menggunakan garis-garis koordinator(garis grid)!

 

Setelah mengikuti pelajaran ini, seberapa baik kalian dalam beberapa hal berikut ini. Silanglah 1 untuk BELUM BAIK, 2 untuk CUKUP BAIK, 3 untuk BAIK,  4 untuk SANGAT BAIK sesuai dengan diri kalian.

 

  1. Bekerjasama dengan teman sekelas

1     2     3     4

  1. Rasa percaya diri dalam mengemukakan pendapat                             1     2     3     4
    1. Bekerja dengan cermat/teliti                                           1     2     3     4
    2. Menghargai pendapat teman sekelas                             1     2     3     4

 

 

……………….., …………………….2010

Mengetahui,

Kepala SMP/MTs …………………………                            Guru Mata Pelajaran,

 

 

 

_____________________                                           ______________________

Lampiran

 

RUBRIK PENILAIAN

      KETERAMPILAN MENGGUNAKAN ATLAS

 

No Nama Peserta didik Aspek yang dinilai/skor maksimal

 

Jumlah skor
Mencari nama tempat pada daftar indeks Mencari halaman Mencari kolom dan baris Menunjuk letak tempat
5 5 5 5 20
             
             
             
             
             
             

 

 

 

 RUBRIK PENILAIAN

MEMPERBESAR DAN MEMPERKECIL PETA

 

No Nama Peserta didik Aspek yang dinilai Jumlah skor
Grid Bentuk Skala Kerapian
5 5 5 5 20
             
             
             
             

Sumber : Materi Bintek Pendidikan Karakter 2011

 


Download:

Lamp 6_Instrumen_Penil_Komp_Sosial_Guru mapel dan BK

INSTRUMEN PENILAIAN KOMPETENSI SOSIAL GURU

IDENTITAS GURU

NAMA                                                                  : ……………………………………………………………………………………..

NIP                                                                         : ……………………………………………………………………………………..

UNIT KERJA                                                        : ……………………………………………………………………………………..

ALAMAT                                                              : ……………………………………………………………………………………..

JENJANG JABATAN FUNGSIONAL             : …………………………………………………………………………………….

Petunjuk Penggunaan Instrumen

  1. 1.       Instrumen ini digunakan untuk mengukur kompetensi sosial guru.
  2. 2.       Teknik penilaiannya adalah dengan cara memberikan tanda cek (√) pada kolom yang sesuai (TP, P, JR, SR, SL)

INSTRUMEN PENILAIAN

KOMPETENSI SOSIAL GURU MATA PELAJARAN SMP/MTS

NO

KOMPETENSI INTI GURU

KOMPETENSI GURU SMP/M.Ts

DESKRIPTOR

SKALA PENILAIAN

TP

P

JR

SR

SL

16. Bersikap inklusif, bertindak objektif, serta tidak diskriminatif karena pertimbangan jenis kelamin, agama, ras, kondisi fisik, latar belakang keluarga, dan status sosial ekonomi. 16.1 Bersikap inklusif dan objektif terhadap peserta didik, teman sejawat dan lingkungan sekitar dalam melaksanakan pembelajaran. Skor 4: Membiasakan  sikap inklusif dan objektif terhadap peserta didik, teman sejawat dan lingkungan sekitar dalam melaksanakan pembelajaran.
  Skor 3: Membentuk sikap inklusif dan objektif terhadap peserta didik, teman sejawat dan lingkungan sekitar dalam melaksanakan pembelajaran.
  Skor 2: Membangun sikap inklusif dan objektif terhadap peserta didik, teman sejawat dan lingkungan sekitar dalam melaksanakan pembelajaran.
  Skor 1:  Mengidentifikasi sikap inklusif dan objektif terhadap peserta didik, teman sejawat dan lingkungan sekitar dalam melaksanakan pembelajaran.

        16. 2 Tidak bersikap diskriminatif terhadap peserta didik, teman sejawat, orang tua peserta didik dan lingkungan sekolah karena perbedaan agama, suku, jenis kelamin, latar belakang keluarga, dan status sosial-ekonomi.Skor 4: Membiasakan  tidak bersikap diskriminatif terhadap peserta didik, teman sejawat, orang tua peserta didik dan lingkungan sekolah karena perbedaan agama, suku, jenis kelamin, latar belakang keluarga, dan status sosial-ekonomi.        Skor 3: Membentuk sikap tidak diskriminatif terhadap peserta didik, teman sejawat, orang tua peserta didik dan lingkungan sekolah karena perbedaan agama, suku, jenis kelamin, latar belakang keluarga, dan status sosial-ekonomi.        Skor 2: Membangun sikap tidak diskriminatif terhadap peserta didik, teman sejawat, orang tua peserta didik dan lingkungan sekolah karena perbedaan agama, suku, jenis kelamin, latar belakang keluarga, dan status sosial-ekonomi.         Skor 1:  Mengidentifikasi sikap tidak bersikap diskriminatif terhadap peserta didik, teman sejawat, orang tua peserta didik dan lingkungan sekolah karena perbedaan agama, suku, jenis kelamin, latar belakang keluarga, dan status sosial-ekonomi.

 

Skor

Skor Total

 

 

Keterangan :

TP           : Tidak pernah dengan skor 0

P             : Pernah dengan skor 1                                                  : 1

JR            : Jarang dengan skor 2

SR           : Sering dengan skor 3

SL            : Selalu dengan skor 4

KATERGORI PROFIL KOMPETENSI SOSIAL

A = 76 – 100 ARTINYA KOMPETENSI SOSIAL GURU KATEGORI TINGGI

B =  51 – 75 ARTINYA KOMPETENSI SOSIAL GURU KATEGORI SEDANG

C = 26 – 50 ARTINYA KOMPETENSI SOSIAL GURU KATEGORI RENDAH

D = 0 – 25 ARTINYA KOMPETENSI SOSIAL GURU KATEGORI SANGAT RENDAH

……………………………………………., ……………………………………………………

Penilai,

………………………………………………………………………………………………………


Download:

Lamp 5_Instrumen_Penil_Komp_Kepribadian_Guru Mapel dan BK

INSTRUMEN PENILAIAN KOMPETENSI KEPRIBADIAN GURU

IDENTITAS GURU

 

NAMA                                                                     : ……………………………………………………………………………………..

NIP                                                                          : ……………………………………………………………………………………..

UNIT KERJA                                                          : ……………………………………………………………………………………..

ALAMAT                                                                : ……………………………………………………………………………………..

JENJANG JABATAN FUNGSIONAL   : …………………………………………………………………………………….

Petunjuk Penggunaan Instrumen

  1. 1.        Instrumen ini digunakan untuk mengukur kompetensi kepribadian guru.
  2. Teknik penilaiannya adalah dengan cara memberikan tanda cek (√) pada kolom yang sesuai (TP, P, JR, SR, dan SL)

INSTRUMEN PENILAIAN

KOMPETENSI KEPRIBADIAN GURU

NO

KOMPETENSI

INDIKATOR KOMPETENSI

DESKRIPTOR

Skala Penilaian

TP

P

JR

SR

SL

11. Bertindak sesuai dengan norma agama, hukum, sosial, dan kebudayaan nasional Indonesia. 11.1 Menghargai peserta didik tanpa membedakan

keyakinan yang dianut, suku, adat istiadat,

daerah asal, dan gender.

Skor 4 : Mengakui keberadaan peserta didik tanpa membedakan keyakinan yang dianut, suku, adat istiadat, daerah asal, dan gender.          
      Skor 3:  Menerima keberadaan peserta didik tanpa membedakan keyakinan yang dianut, suku, adat istiadat, daerah asal, dan gender.          
      Skor 2: Merespon peserta didik lain tanpa membedakan keyakinan yang dianut, suku, adat istiadat, daerah asal, dan gender          
      Skor 1: Mendengarkan pendapat peserta didik tanpa membedakan keyakinan yang dianut, suku, adat istiadat, daerah asal, dan gender.          
    11.2 Bersikap sesuai dengan norma agama yang dianut, hukum dan norma sosial yang berlaku dalam masyarakat, serta kebudayaan nasional Indonesia yang beragam Skor 4: Membiasakan  sikap sesuai dengan norma agama yang dianut, hukum dan norma sosial yang berlaku dalam masyarakat, serta kebudayaan nasional Indonesia yang beragam          
      Skor 3: Membentuk sikap sesuai dengan norma agama yang dianut, hukum dan norma sosial yang berlaku dalam masyarakat, serta kebudayaan nasional Indonesia yang beragam          
      Skor 2: Membangun sikap yang sesuai dengan norma agama yang dianut, hukum dan norma sosial yang berlaku dalam masyarakat, serta kebudayaan nasional Indonesia yang beragam          
      Skor 1:  Mengidentifikasi sikap yang sesuai dengan norma agama yang dianut, hukum dan norma sosial yang berlaku dalam masyarakat, serta kebudayaan nasional Indonesia yang beragam

 

         
12. Menampilkan diri sebagai pribadi yang jujur, berakhlak mulia, dan teladan bagi peserta didik dan masyarakat. 12.1 Berperilaku jujur, tegas, dan manusiawi. Skor 4: Membiasakan berperilaku jujur, tegas, dan manusiawi.

 

         
      Skor 3: Berperilaku  jujur, tegas, dan manusiawi.          
      Skor 2: Membangun perilaku jujur, tegas, dan manusiawi.          
      Skor 1: Meyakini perilaku jujur, tegas, dan manusiawi.

 

         
    12.2 Berperilaku yang mencerminkan ketakwaan dan

akhlak mulia.

 

Skor 4: Membiasakan  berperilaku yang mencerminkan ketakwaan dan akhlak mulia.          
      Skor 3: : Berperilaku yang mencerminkan ketakwaan dan akhlak mulia.          
      Skor 2: Membangun perilaku mencerminkan ketakwaan dan akhlak mulia..          
      Skor 1: Memprakarsai perilaku yang mencerminkan ketakwaan dan akhlak mulia.          
    12.3 Berperilaku yang dapat diteladani oleh peserta

didik dan anggota masyarakat di sekitarnya.

 

Skor 4: Membiasakan  perilaku yang dapat diteladani oleh peserta didik dan anggota masyarakat di sekitarnya.          
      Skor 3: Berperilaku yang dapat diteladani oleh peserta didik dan anggota masyarakat di sekitarnya.          
      Skor 2: Membangun perilaku yang dapat diteladani oleh peserta didik dan anggota masyarakat di sekitarnya.          
      Skor 1: Memprakarsai perilaku yang dapat diteladani oleh peserta didik dan anggota masyarakat di sekitarnya.          
13. Menampilkan diri sebagai pribadi yang mantap, stabil, dewasa, arif, dan berwibawa 13.1 Menampilkan diri sebagai pribadi yang mantap

dan stabil.

 

 

Skor 4: Membiasakan diri sebagai pribadi yang mantap dan stabil.          
      Skor 3: Menampilkan diri sebagai pribadi yang mantap dan stabil.          
      Skor 2: Membangun cara menampilkan diri sebagai pribadi yang mantap dan stabil.          
      Skor 1: memprakarsai cara menampilkan diri sebagai pribadi yang mantap dan stabil.

 

         
    13.2 Menampilkan diri sebagai pribadi yang dewasa,

arif, dan berwibawa.

 

 

Skor 4: Membiasakan diri sebagai pribadi yang dewasa, arif, dan berwibawa.          
      Skor 3: Menampilkan diri sebagai pribadi yang dewasa, arif, dan berwibawa.          
      Skor 2: Membangun cara menampilkan diri sebagai pribadi yang dewasa, arif, dan berwibawa.          
      Skor 1: Memprakarsai cara menampilkan diri sebagai pribadi yang dewasa, arif, dan berwibawa.          
14. Menunjukkan etos kerja, tanggung jawab yang tinggi, rasa bangga menjadi guru, dan rasa percaya diri. 14.1 Menunjukkan etos kerja dan tanggung jawab yang tinggi.

 

 

 

Skor 4: Membiasakan etos kerja dan tanggung jawab yang tinggi.          
      Skor 3: Menunjukkan etos kerja dan tanggung jawab yang tinggi.          
      Skor 2: Menampilkan  etos kerja dan tanggung jawab yang tinggi.          
      Skor 1: Memprakarsai etos kerja dan tanggung jawab yang tinggi.          
    14.2 Bangga menjadi guru dan percaya pada diri sendiri.

 

 

Skor 4: Membiasakan perilaku bangga menjadi guru dan percaya pada diri sendiri.          
      Skor 3: Mengubah perilaku bangga menjadi guru dan percaya pada diri sendiri.          
      Skor 2: Membuktikan kebanggaan menjadi guru dan percaya pada diri sendiri.

 

         
      Skor 1: Menunjukkan kebanggaan menjadi guru dan percaya pada diri sendiri.          
    14.3 Bekerja mandiri secara profesional. Skor 4:  Membangun bekerja mandiri secara profesional.          
      Skor 3:  mengelola bekerja mandiri secara profesional.          
      Skor 2: Menata cara bekerja mandiri secara profesional.          
      Skor 1: Mengklasifikasikan cara bekerja mandiri secara profesional.          
15. Menjunjung tinggi kode etik profesi guru.

 

15.1 Memahami kode etik profesi guru.

 

 

Skor 4: Mengaktualisasikan setiap kode etik profesi guru.

 

         
      Skor 3:  Membedakan contoh kode etik profesi guru.

 

         
      Skor 2: Memberikan kode etik profesi guru.

 

         
      Skor 1:  Mengklasifikasikan kode etik profesi guru.

 

         
    15.2 Menerapkan kode etik profesi guru.

 

Skor 4: Mempertahankan kode etik profesi guru.          
      Skor 3: Membangun kode etik profesi guru.          
      Skor 2: Memadukan cara penerapan kode etik profesi guru.          
      Skor 1: Mengklasifikasi kode etik profesi guru.          
    15.3 Berperilaku sesuai dengan kode etik profesi guru. Skor 4: Mengaktualisasi perilaku sesuai dengan kode etik profesi guru.          
      Skor 3: Mengubah pelayanan dalam bentuk perilaku sesuai dengan kode etik profesi guru.          
      Skor 2:  Memberi respon terhadap perilaku sesuai dengan kode etik profesi guru.          
      Skor 1: Menunjukkan perilaku sesuai dengan kode etik profesi guru.          
  Jumlah skor          
  Jumlah Skor Total          
  Nilai Akhir = Jumlah Perolehan Skor : 24          

 

 

Keterangan :

TP           : Tidak pernah dengan skor 0

P              : Pernah dengan skor 1

JR            : Jarang dengan skor 2

SR           : Sering dengan skor 3

SL            : Selalu dengan skor 4

KATERGORI PROFIL KOMPETENSI KEPRIBADIAN

A = 3,00 -4,00 ARTINYA KOMPETENSI KEPRIBADIAN GURU KATEGORI TINGGI

B = 2,00-2,99 ARTINYA KOMPETENSI KEPRIBADIAN GURU KATEGORI SEDANG

C = 1,00-1,99 ARTINYA KOMPETENSI KEPRIBADIAN GURU KATEGORI RENDAH

D = 0,00-0,99 ARTINYA KOMPETENSI KEPRIBADIAN GURU KATEGORI SANGAT RENDAH

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

……………………………………………., ……………………………………………………

Penilai,

 

 

 

………………………………………………………………………………………………………

 

 


Download:

Lamp 3_Instrumen_Penil_Komp_Pedagogik_Guru Mapel dan BK_Edi

 

INSTRUMEN PENILAIAN PROFIL KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU

IDENTITAS GURU

NAMA                                                                    : ……………………………………………………………………………………..

NIP                                                                         : ……………………………………………………………………………………..

UNIT KERJA                                                       : ……………………………………………………………………………………..

ALAMAT                                                              : ……………………………………………………………………………………..

JENJANG JABATAN FUNGSIONAL           : …………………………………………………………………………………….

Petunjuk Penggunaan Instrumen

  1. Instrumen ini digunakan untuk mengukur kompetensi pedagogik guru.
  2. Teknik penilaiannya adalah dengan cara memberikan tanda cek (√) pada kolom yang sesuai (1, 2, 3, dan 4)

INSTRUMEN PENILAIAN

KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU MATA PELAJARAN SMP/MTS

NO

KOMPETENSI INTI GURU

PROFIL KOMPETENSI GURU SMP/M.Ts

Jenis Instrumen Yang Digunakan (Skor)

Test Terulis

Unjuk Kinerja

1

2

3

4

1

2

3

4

1. Menguasai karakteristik peserta didik dari aspek fisik, moral, spiritual, sosial, kultural, emosional, dan intelektual. 1.1 Memahami karakteristik peserta didik yang berkaitan dengan aspek fisik, intelektual, sosial-emosional, moral, spiritual, dan latar belakang sosial-budaya.
1.2 Mengidentifikasi potensi peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu.
1.3 Mengidentifikasi bekal-ajar awal peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu.
1.4 Mengidentifikasi kesulitan belajar peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu.
2. Menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik. 2.1 Memahami berbagai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik terkait dengan mata pelajaran yang diampu.
2.2 Menerapkan berbagai pendekatan, strategi, metode, dan teknik pembelajaran yang mendidik secara kreatif dalam mata pelajaran yang diampu.
3. Mengembangkan kurikulum yang terkait dengan mata pelajaran yang diampu. 3.1 Memahami prinsip-prinsip pengembangan kurikulum.
3.2 Menentukan tujuan pembelajaran yang diampu.
3.3 Menentukan pengalaman belajar yang sesuai untuk mencapai tujuan pembelajaran yang diampu.
3.4 Memilih materi pembelajaran yang diampu yang terkait dengan pengalaman belajar dan tujuan pembelajaran.
3.5 Menata materi pembelajaran secara benar sesuai dengan pendekatan yang dipilih dan karakteristik peserta didik.
3.6 Mengembangkan indikator dan instrumen penilaian.
4. Menyelenggarakan pembelajaran yang mendidik. 4.1 Memahami prinsip-prinsip perancangan pembelajaran yang mendidik.
4.2 Mengembangkan komponen-komponen rancangan pembelajaran.
4.3 Menyusun rancangan pembelajaran yang lengkap, baik untuk kegiatan di dalam kelas, laboratorium, maupun lapangan.
4.4 Melaksanakan pembelajaran yang mendidik di kelas, di laboratorium, dan di lapangan dengan memperhatikan standar keamanan yang dipersyaratkan.
4.5 Menggunakan media pembelajaran dan sumber belajar yang relevan dengan karakteristik peserta didik dan mata pelajaran yang diampu untuk mencapai tujuan pembelajaran secara utuh.
4.6 Mengambil keputusan transaksional dalam pembelajaran yang diampu sesuai dengan situasi yang berkembang.
5 Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan pembelajaran. 5.1 Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran yang diampu.
6 Memfasilitasi pengembangan potensi peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimiliki. 6.1 Menyediakan berbagai kegiatan pembelajaran untuk mendorong peserta didik mencapai prestasi secara optimal.
6.2 Menyediakan berbagai kegiatan pembelajaran untuk mengaktualisasikan potensi peserta didik, termasuk kreativitasnya.
7 Berkomunikasi secara efektif, empatik, dan santun dengan peserta didik. 7.1 Memahami berbagai strategi berkomunikasi yang efektif, empatik, dan santun, secara lisan, tulisan, dan/atau bentuk lain.
7.2  secara efektif, empatik, dan santun dengan peserta didik dengan bahasa yang khas dalam interaksi kegiatan/permainan yang mendidik yang terbangun secara siklikal dari (a) penyiapan kondisi psikologis peserta didik untuk ambil bagian dalam permainan melalui bujukan dan contoh, (b) ajakan kepada peserta didik untuk ambil bagian, (c) respons peserta didik terhadap ajakan guru, dan (d) reaksi guru terhadap respons peserta didik, dan seterusnya.
8 Menyelenggarakan penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar. 8.1 Memahami prinsip-prinsip penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar sesuai dengan karakteristik mata pelajaran yang diampu.
8.2 Menentukan aspek-aspek proses dan hasil belajar yang penting untuk dinilai dan dievaluasi sesuai dengan karakteristik mata pelajaran yang diampu.
8.3 Menentukan prosedur penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar.
8.4 Mengembangkan instrumen penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar.
8.5 Mengadministrasikan penilaian proses dan hasil belajar secara berkesinambungan dengan mengunakan berbagai instrumen.
8.6 Menganalisis hasil penilaian proses dan hasil belajar untuk berbagai tujuan.
8.7 Melakukan evaluasi proses dan hasil belajar.
9 Memanfaatkan hasil penilaian dan evaluasi untuk kepentingan pembelajaran. 9.1 Menggunakan informasi hasil penilaian dan evaluasi untuk menentukan ketuntasan belajar
9.2 Menggunakan informasi hasil penilaian dan evaluasi untuk merancang program remedial dan pengayaan.
9.3 Mengkomunikasikan hasil penilaian dan evaluasi kepada pemangku kepentingan.
9.4 Memanfaatkan informasi hasil penilaian dan evaluasi pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.
10 Melakukan tindakan reflektif untuk peningkatan kualitas pembelajaran. 10.1 Melakukan refleksi terhadap pembelajaran yang telah dilaksanakan.
10.2 Memanfaatkan hasil refleksi untuk perbaikan dan pengembangan pembelajaran dalam mata pelajaran yang diampu.
10.3 Melakukan penelitian tindakan kelas untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dalam mata pelajaran yang diampu.

Skor

Skor Total

Keterangan :

1              : Skor Total sampai dengan 25

2              : Skor Total 26 – 50                                              : 1

3              : Skor Total 51 -75

4              : Skor Total 76 -100

KATERGORI PROFIL KOMPETENSI PEDAGOGIK

A = 76 – 100 ARTINYA KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU KATEGORI TINGGI

B =  51 – 75 ARTINYA KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU KATEGORI SEDANG

C = 26 – 50 ARTINYA KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU KATEGORI RENDAH

D = 0 – 25 ARTINYA KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU KATEGORI SANGAT RENDAH

 

……………………………………………., ……………………………………………………

Penilai,

………………………………………………………………………………………………………

 


Download :

Profil Kompetensi Guru Mapel dan BK

No.

KOMPETENSI INTI GURU

KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN

Kompetensi Pedagogik
1. Menguasai karakteristik peserta didik dari aspek fisik, moral, spiritual, sosial, kultural, emosional, dan intelektual. 1.1 Memahami karakteristik peserta didik yang berkaitan dengan aspek fisik, intelektual, sosialemosional, moral, spiritual, dan latar belakang sosialbudaya.
1.2 Mengidentifikasi potensi peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu.
1.3 Mengidentifikasi bekalajar awal peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu.
1.4 Mengidentifikasi kesulitan belajar peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu.
2. Menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik. 2.1 Memahami berbagai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik terkait dengan mata pelajaran yang diampu.
2.2. Menerapkan berbagai pendekatan, strategi, metode, dan teknik pembelajaran yang mendidik secara kreatif dalam mata pelajaran yang diampu.
3. Mengembangkan kurikulum yang terkait dengan mata pelajaran yang diampu. 3.1 Memahami prinsip-prinsip pengembangan kurikulum.
3.2 Menentukan tujuan pembelajaran yang diampu.
3.3 Menentukan pengalaman belajar yang sesuai untuk mencapai tujuan pembelajaran yang diampu.
3.4 Memilih materi pembelajaran yang diampu yang terkait dengan pengalaman belajar dan tujuan pembelajaran.
3.5 Menata materi pembelajaran secara benar sesuai dengan pendekatan yang dipilih dan karakteristik peserta didik.
3.6 Mengembangkan indikator dan instrumen

penilaian.

4. Menyelenggarakan pembelajaran

yang mendidik.

4.1 Memahami prinsip-prinsip perancangan

pembelajaran yang mendidik.

4.2 Mengembangkan komponenkomponen

rancangan pembelajaran.

4.3 Menyusun rancangan pembelajaran yang

lengkap, baik untuk kegiatan di dalam kelas,

laboratorium, maupun lapangan.

4.4 Melaksanakan pembelajaran yang mendidik di kelas, di laboratorium, dan di lapangan dengan memperhatikan

standar keamanan yang dipersyaratkan.

4.5 Menggunakan media pembelajaran dan sumber belajar yang relevan dengan karakteristik peserta didik dan mata pelajaran yang diampu untuk mencapai tujuan pembelajaran secara utuh.
4.6 Mengambil keputusan transaksional dalam pembelajaran yang diampu sesuai dengan situasi yang berkembang.
5. Memanfaatkan teknologi

informasi dan komunikasi untuk

kepentingan pembelajaran.

5.1 Memanfaatkan teknologi informasi dan

komunikasi dalam pembelajaran yang diampu.

6. Memfasilitasi pengembangan

potensi peserta didik untuk

mengaktualisasikan berbagai

potensi yang dimiliki.

6.1 Menyediakan berbagai kegiatan pembelajaran untuk mendorong peserta didik mencapai prestasi secara optimal
6.2 Menyediakan berbagai kegiatan pembelajaran untuk mengaktualisasikan potensi peserta didik, termasuk kreativitasnya.
7. Berkomunikasi secara efektif, empatik, dan santun dengan peserta didik. 7.1 Memahami berbagai strategi berkomunikasi yang efektif, empatik, dan santun, secara lisan, tulisan, dan/atau bentuk lain.
7.2 Berkomunikasi secara efektif, empatik, dan santun dengan peserta didik dengan bahasa yang khas dalam interaksi kegiatan/permainan yang mendidik yang terbangun secara siklikal dari (a) penyiapan kondisi psikologis peserta didik untuk ambil bagian dalam permainan melalui bujukan

dan contoh, (b) ajakan kepada peserta didik untuk ambil bagian, (c) respons peserta didik terhadap ajakan guru, dan (d) reaksi guru terhadap respons peserta didik, dan seterusnya.

8. Menyelenggarakan penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar. 8.1 Memahami prinsip-prinsip penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar sesuai dengan karakteristik mata pelajaran yang diampu.
8.2 Menentukan aspek-aspek proses dan hasil belajar yang penting untuk dinilai dan dievaluasi sesuai dengan karakteristik mata pelajaran yang diampu.
8.3 Menentukan prosedur penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar.
8.4 Mengembangkan instrumen penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar.
8.5 Mengadministrasikan penilaian proses dan hasil belajar secara berkesinambungan dengan menggunakan berbagai instrumen.
8.6 Menganalisis hasil penilaian proses dan hasilbelajar untuk berbagai tujuan.
8.7 Melakukan evaluasi proses dan hasil belajar.
9. Memanfaatkan hasil penilaian dan evaluasi untuk kepentingan pembelajaran. 9.1 Menggunakan informasi hasil penilaian dan evaluasi untuk menentukan ketuntasan belajar.
9.2 Menggunakan informasi hasil penilaian dan evaluasi untuk merancang program remedial dan pengayaan.
9.3 Mengkomunikasikan hasil penilaian dan evaluasi kepada pemangku kepentingan.
9.4 Memanfaatkan informasi hasil penilaian dan evaluasi pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.
10. Melakukan tindakan reflektif untuk peningkatan kualitas pembelajaran. 10.1 Melakukan refleksi terhadap pembelajaran yang telah dilaksanakan.
10.2 Memanfaatkan hasil refleksi untuk perbaikan dan pengembangan pembelajaran dalam mata pelajaran yang diampu.
10.3 Melakukan penelitian tindakan kelas untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dalam mata pelajaran yang diampu.
Kompetensi Kepribadian
11. Bertindak sesuai dengan norma agama, hukum, sosial, dan kebudayaan nasional Indonesia. 11.1 Menghargai peserta didik tanpa membedakan keyakinan yang dianut, suku, adat istiadat,  daerah asal, dan gender.
11.2 Bersikap sesuai dengan norma agama yang dianut, hukum dan sosial yang berlaku dalam masyarakat, dan kebudayaan nasional Indonesia yang beragam.
12. Menampilkan diri sebagai pribadi yang jujur, berakhlak mulia, dan teladan bagi peserta didik dan masyarakat. 12.1 Berperilaku jujur, tegas, dan manusiawi.
12.2 Berperilaku yang mencerminkan ketakwaan dan akhlak mulia.
12.3 Berperilaku yang dapat diteladani oleh peserta didik dan anggota masyarakat di sekitarnya.
13. Menampilkan diri sebagai pribadi yang mantap, stabil, dewasa, arif, dan berwibawa 13.1 Menampilkan diri sebagai pribadi yang mantap dan stabil.

 

13.2 Menampilkan diri sebagai pribadi yang dewasa, arif, dan berwibawa.
14. Menunjukkan etos kerja, tanggung jawab yang tinggi, rasa bangga menjadi guru, dan rasa percaya diri. 14.1 Menunjukkan etos kerja dan tanggung jawab yang tinggi.

 

14.2 Bangga menjadi guru dan percaya pada diri sendiri.
14.3 Bekerja mandiri secara profesional.
15. Menjunjung tinggi kode etik profesi guru. 15.1 Memahami kode etik profesi guru.

 

15.2 Menerapkan kode etik profesi guru.

 

15.3 Berperilaku sesuai dengan kode etik profesi guru.
Kompetensi Sosial

 

16. Bersikap inklusif, bertindak objektif, serta tidak diskriminatif karena pertimbangan jenis kelamin, agama, ras, kondisi fisik, latar belakang keluarga, dan status sosial ekonomi. 16.1 Bersikap inklusif dan objektif terhadap peserta didik, teman sejawat dan lingkungan sekitar dalam melaksanakan pembelajaran
16.2 Tidak bersikap diskriminatif terhadap peserta didik, teman sejawat, orang tua peserta didik dan lingkungan sekolah karena perbedaan agama, suku, jenis kelamin, latar belakang keluarga, dan status sosialekonomi.
17. Berkomunikasi secara efektif, empatik, dan santun dengan sesama pendidik, tenaga

kependidikan, orang tua, dan masyarakat.

17.1 Berkomunikasi dengan teman sejawat dan

Komunitas ilmiah lainnya secara santun, empatik dan efektif.

17.2 Berkomunikasi dengan orang tua peserta didik dan masyarakat secara santun, empatik, dan efektif tentang program pembelajaran dan

kemajuan peserta didik.

17.3 Mengikutsertakan orang tua peserta didik dan masyarakat dalam program pembelajaran dan dalam mengatasi kesulitan belajar peserta didik.
18. Beradaptasi di tempat bertugas

di seluruh wilayah Republik

Indonesia yang memiliki

keragaman sosial budaya.

18.1 Beradaptasi dengan lingkungan tempat bekerja dalam rangka meningkatkan efektivitas sebagai pendidik.
18.2 Melaksanakan berbagai program dalam

lingkungan kerja untuk mengembangkan dan

meningkatkan kualitas pendidikan di daerah yang bersangkutan.

19. Berkomunikasi dengan komunitas profesi sendiri dan profesi lain secara lisan dan

tulisan atau bentuk lain.

19.1 Berkomunikasi dengan teman sejawat, profesi ilmiah, dan komunitas ilmiah lainnya melalui berbagai media dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran.
19.2 Mengkomunikasikan hasil hasil Inovasi pembelajaran kepada komunitas profesi sendiri secara lisan dan tulisan maupun bentuk lain.
Kompetensi Profesional

 

20. Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu.
  Pendidikan Agama:
  1. Menginterpretasikan materi, struktur, konsep, dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama (Islam/Kristen/Katolik/Hindu/ Budha/Konghuchu).
  2. Menganalisis materi, struktur, konsep, dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama (Islam/Kristen/Katolik/Hindu/Budha/Konghuchu).
  PKn
  1. Memahami materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan.
  2. Memahami substansi Pendidikan Kewarganegaraan yang meliputi pengetahuan
  3. 3.          kewarganegaraan (civic knowledge), nilai dan sikap kewarganegaraan (civic disposition), dan keterampilan kewarganegaraan (civic skills).
  4. Menunjukkan manfaat mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan.
  Seni Budaya
  1. Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan (mencakup materi yang
  2. bersifat konsepsi, apresiasi, dan kreasi/rekreasi) yang mendukung pelaksanaan pembelajaran seni budaya (seni rupa, musik, tari, teater) dan keterampilan.
  3. Menganalisis materi, struktur, konsep, dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Seni Budaya.
  Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan
  1. Menjelaskan dimensi filosofis pendidikan jasmani termasuk etika sebagai aturan dan profesi.
  2. Menjelaskan perspektif sejarah pendidikan jasmani.
  3. Menjelaskan dimensi anatomi manusia, secara struktur dan fungsinya.
  4. Menjelaskan aspek kinesiologi dan kinerja fisik manusia.
  5. Menjelaskan aspek fisiologis manusia dan efek dari kinerja latihan.
  6. Menjelaskan aspek psikologi pada kinerja manusia, termasuk motivasi dan tujuan kecemasan dan stress, serta persepsi diri.
  7. Menjelaskan aspek sosiologi dalam kinerja diri, termasuk dinamika sosial; etika dan perilaku moral, budaya, suku, dan perbedaan jenis kelamin.
  8. Menjelaskan teori perkembangan gerak, termasuk aspek-aspek yang mempengaruhinya.
  9. Menjelaskan teori belajar gerak, termasuk keterampilan dasar dan kompleks dan hubungan timbal balik di antara domain kognitif, afektif dan psikomotorik.
  Matematika
  1. Menggunakan bilangan, hubungan di antara bilangan, berbagai sistem bilangan dan teori bilangan.
  2. Menggunakan pengukuran dan penaksiran.
  3. Menggunakan logika matematika.
  4. Menggunakan konsep-konsep geometri.
  5. Menggunakan konsepkonsep statistika dan peluang.
  6. Menggunakan pola dan fungsi.
  7. Menggunakan konsep-konsep aljabar.
  8. Menggunakan konsep-konsep kalkulus dan geometri analitik.
  9. Menggunakan konsep dan proses matematika diskrit.
  10. Menggunakan trigonometri.
  11. Menggunakan vektor dan matriks.
  12. Menjelaskan sejarah dan filsafat matematika.
  13. Mampu menggunakan alat peraga, alat ukur, alat hitung, piranti lunak komputer, model matematika, dan model statistika.
 

 

Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)
  1. Mengoperasikan komputer personal dan periferalnya.
  2. Merakit, menginstalasi, mensetup,memelihara dan melacak serta memecahkan masalah (troubleshooting) pada komputer personal.
  3. Melakukan pemrograman komputer dengan salah satu bahasa pemrograman berorientasi objek.
  4. Mengolah kata (word processing) dengan komputer personal.
  5. Mengolah lembar kerja (spreadsheet) dan grafik dengan komputer personal.
  6. Mengelola pangkalan data (data base) dengan komputer personal atau computer server.
  7. Membuat presentasi interaktif yang memenuhi kaidah komunikasi visual dan interpersonal.
  8. Membuat media grafis dengan menggunakan perangkat lunak publikasi.
  9. Membuat dan memelihara jaringan komputer (kabel dan nirkabel).
  10. Membuat dan memelihara situs laman (web).
  11. 11.     Menggunakan sarana telekomunikasi (telephone, mobilephone, faximile).
  12. Membuat dan menggunakan media komunikasi, termasuk pemrosesan gambar, audio dan video.
  13. Menggunakan teknologi informasi dan komunikasi dalam disiplin atau materi pembelajaran lain dan sebagai media komunikasi.
  14. Mendesain dan mengelola lingkungan pembelajaran/sumber daya dengan memperhatikan standar kesehatan dan keselamatan.
  15. Mengoperasikan perangkat keras dan perangkat lunak pendukung pembelajaran
  16. Memahami EULA (End User Licence Agreement) dan keterbatasan serta keluasan penggunaan perangkat lunak secara legal.
  IPA
  1. Memahami konsep-konsep, hukum-hukum, dan teori-teori IPA serta penerapannya secara fleksibel.
  2. Memahami proses berpikir IPA dalam mempelajari proses dan gejala alam
  3. Menggunakan bahasa simbolik dalam mendeskripsikan proses dan gejala alam.
  4. Memahami hubungan antar berbagai cabang IPA, dan hubungan IPA dengan matematika dan teknologi.
  5. Bernalar secara kualitatif maupun kuantitatif tentang proses dan hukum alam sederhana.
  6. Menerapkan konsep, hukum, dan teori IPA untuk menjelaskan berbagai fenomena alam.
  7. Menjelaskan penerapan hukum-hukum IPA dalam teknologi terutama yang dapat ditemukan dalam kehidupan sehari-hari.
  8. Memahami lingkup dan kedalaman IPA sekolah.
  9. Kreatif dan inovatif dalam penerapan dan pengembangan IPA.
  10. Menguasai prinsip-prinsip dan teori-teori pengelolaan dan keselamatan kerja/belajar di laboratorium IPA sekolah.
  11. Menggunakan alat-alat ukur, alat peraga, alat hitung, dan piranti lunak komputer untuk meningkatkan pembelajaran IPA di kelas, laboratorium, dan lapangan.
  12. Merancang eksperimen IPA untuk keperluan pembelajaran atau penelitian
  13. Melaksanakan eksperimen IPA dengan cara yang benar.
  14. Memahami sejarah perkembangan IPA dan pikiran-pikiran yang mendasari perkembangan tersebut.
  IPS
  1. Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir mata pelajaran IPS baik dalam lingkup lokal, nasional, maupun global.
  2. Membedakan struktur keilmuan IPS dengan Ilmu-ilmu Sosial.
  3. Menguasai konsep dan pola pikir keilmuan dalam bidang IPS.
  4. Menunjukkan manfaat mata pelajaran IPS.
  Bahasa Indonesia
  1. Memahami konsep, teori, dan materi berbagai aliran linguistik yang terkait dengan pengembangan materi pembelajaran bahasa.
  2. Memahami hakekat bahasa dan pemerolehan bahasa.
  3. Memahami kedudukan, fungsi, dan ragam bahasa Indonesia.
  4. Menguasai kaidah bahasa Indonesia sebagai rujukan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
  5. Memahami teori dan genre sastra Indonesia.
  6. Mengapresiasi karya sastra secara reseptif dan produktif.
  Bahasa Inggris
  1. Memiliki pengetahuan tentang berbagai aspek kebahasaan dalam bahasa Inggris (linguistik, wacana, sosiolinguistik, dan strategis).
  2. Menguasai bahasa Inggris lisan dan tulis, reseptif dan produktif dalam segala aspek komunikatifnya (linguistik, wacana, sosiolinguistik, dan strategis).
21. Menguasai standar kompetensi

dan kompetensi dasar mata

pelajaran yang diampu.

 
22. Mengembangkan materi pembelajaran yang diampu secara kreatif.  
23. Mengembangkan keprofesionalan

secara berkelanjutan dengan melakukan tindakan reflektif.

23.1 Melakukan refleksi terhadap kinerja sendiri

secara terus menerus.

 

23.2 Memanfaatkan hasil refleksi dalam rangka

peningkatan keprofesionalan.

23.3 Melakukan penelitian tindakan kelas untuk

peningkatan keprofesionalan.

23.4 Mengikuti kemajuan zaman dengan belajar dari berbagai sumber.
24 Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk mengembangkan diri. 24.1 Memanfaatkan teknologi informasi dan

komunikasi dalam berkomunikasi.

24.2 Memanfaatkan teknologi informasi dan

komunikasi untuk pengembangan diri

 

 

 


 

Lampiran-2.1.  Kompetensi Guru Mata BK SMP/MTs

 

No.

KOMPETENSI INTI GURU

KOMPETENSI GURU SMP/M.Ts

Kompetensi Pedagogik
Menguasai teori dan praksis pendidikan 1.1     Guru Bimbingan dan Konseling/Konselor dapat menjelaskan bahwa manusia pada dasarnya sebagai makhluk individual, sosial, susila, bekerja dan berkeTuhanan Yang Maha Esa yang dikembangkan melalui pendidikan.

1.2    Guru Bimbingan dan Konseling/Konselor dapat menjelaskan bahwa belajar berpusat pada individu, aktif, kreatif dan mandiri.

1.3    Guru Bimbingan dan Konseling/Konselor dapat menjelaskan bahwa sasaran layanan pada dasarnya memiliki keberagaman budaya.

1.4    Guru Bimbingan dan Konseling/Konselor dapat menjelaskan bahwa pelayanan bimbingan dan konseling merupakan upaya pendidikan.

1.5    Guru Bimbingan dan Konseling/Konselor dapat memberikan contoh tentang aturan pelaksanaan pendidikan pada satuan pendidikan.

 

Mengaplikasikan perkembangan fisiologis dan psikologis serta prilaku konseli 2.1     Guru Bimbingan dan Konseling/Konselor dapat mengidentifikasi karakteristik tahap dan  tugas perkembangan sasaran layanan dalam pelaksanan bimbingan dan Konseling

2.2    Guru Bimbingan dan Konseling/Konselor dapat menjelaskan tentang upaya penyaluran bakat, minat, dan kemampuan belajar sasaran layanan dalam bimbingan dan konseling.

2.3    Guru Bimbingan dan Konseling/Konselor dapat menjelaskan penggunaan data tentang karakteristik dan keberagaman perilaku sasaran layanan bimbingan dan konseling.

2.4    Guru Bimbingan dan Konseling/Konselor dapat menjelaskan bahwa pelayanan bimbingan dan konseling berguna untuk memelihara kesehatan mental.

.

Menguasai esensi pelayanan bimbingan dan konseling dalam jalur, jenis, dan jenjang satuan pendidikan 3.1     Memiliki wawasan tentang jalur pendidikan formal, non formal dan informal serta keterkaitannya dengan pelayanan Bimbingan dan Konseling.

3.2    Memiliki wawasan tentang jenis pendidikan umum, khusus, kejuruan, keagamaan dan kedinasan serta keterkaitannya dengan pelayanan Bimbingan dan Konseling.

3.3    Memiliki wawasan tentang jenjang pendidikan usia dini, pendidikan dasar dan menengah, dan pendidikan tinggi serta keterkaitannya dengan pelayanan Bimbingan dan Konseling.

KOMPETENSI KEPRIBADIAN
Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa 4.1     Guru Bimbingan dan Konseling/Konselor menampilkan kepribadian yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

4.2    Guru Bimbingan dan Konseling/Konselor menghormati, menghargai, dan membantu sesama yang sesuai dengan kondisi dan keberadaan masing-masing

4.3    Guru Bimbingan dan Konseling/Konselor berperilaku sesuai dengan norma-norma yang berlaku dalam berbicara, berpenampilan, dan berbuat baik (jujur, sabar, ramah, dan ikhlas) terhadap sesama, sasaran layanan, orangtua, pimpinan, dan teman sejawat.

4.4    Guru Bimbingan dan Konseling/Konselor  memiliki emosi yang stabil dan dapat mengendalikan diri dalam berperilaku sehari-hari  dan dalam melaksanakan layanan bimbingan dan konseling

4.5    Guru Bimbingan dan Konseling/Konselor memiliki kepekaan, empati dan toleransi tinggi terhadap individu yang mengalami stres dan frustasi dan berusaha membantu sasaran layanan.

4.6    Guru Bimbingan dan Konseling/Konselor dapat memberikan contoh tentang keberagaman serta perubahan pada individu.

Menghargai dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, individualitas dan kebebasan memilih 5.1     Mengaplikasikan pandangan positif dan dinamis tentang manusia sebagai makhluk spiritual, bermoral, sosial, individual, dan berpotensi dalam pelayanan bimbingan dan konseling

5.2     Menghargai dan mengembangkan potensi positif individu pada umumnya dan sasaran layanan pada khususnya

5.3     Peduli terhadap kemaslahatan manusia pada umumnya dan sasaran layanan pada khususnya

5.4     Menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia sesuai dengan hak asasinya, yang meliputi komponen/unsur berikut:

5.5     1) Hakikat manusia, yaitu sebagai makhluk yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, paling sempurna dalam penciptaannya, paling tinggi derajatnya, khalifah di muka bumi, dan penyandang HAM. 2) Dimensi kemanusiaan, yaitu dimensi kefitrahan, keindividualan, kesosialan, kesusialaan, dan keberagamaan. 3) Pancadaya kemanusiaan, yaitu daya takwa, cipta, rasa, karsa dan karya

5.6     Toleran dan berempati terhadap permasalahan sasaran layanan

5.7     Bersikap demokratis dan memperlakukan orang lain sesuai hak-hak demokrasi mereka

Menunjukkan integritas dan stabilitas keperibadian yang kuat 6.1     Menampilkankepribadian dan perilaku yang terpuji (seperti berwibawa, jujur, sabar, ramah, dan konsisten)

6.2     Menampilkan emosi yang stabil.

6.3     Peka, bersikap empati, serta menghormati keragaman dan perubahan

Menampilkan kinerja berkualitas tinggi 7.1     Guru Bimbingan dan Konseling/Konselor bertindak responsif/tanggap terhadap permasalahan sasaran layanan,memanfaatkan sarana dan prasarana yang ada secara efisien untuk keberhasilan pelayanan bimbingan dan konseling

7.2     Guru Bimbingan dan Konseling/Konselor memiliki semangat, disiplin, dan mandiri dalam melaksanakan pelayanan bimbingan dan konseling

7.3     Guru Bimbingan dan Konseling/Konselor berpenampilan menyenangkan dan komunikatif dalam kehidupan sehari-hari dan dalam pelayanan bimbingan dan konseling.

7.4     Guru BK dapat berkomunikasi secara efektif

KOMPETENSI SOSIAL
Mengimplementasikan kolaborasi intern di tempat kerja 8.1     Memahami dasar, tujuan, organisasi, dan peran pihak-pihak lain (guru, wali kelas, pimpinan sekolah/madrasah,komitesekolah/madrasah) di tempat bekerja

8.2     Mengkomunikasikan dasar, tujuan,dan kegiatan pelayanan bimbingan dankonseling kepada pihak-pihak lain di tempat bekerja

8.3     Bekerja sama denganpihak-pihak terkait di dalam tempat bekerja (seperti guru, orang tua, tenaga administrasi)

Berperan dalam organisasi dan kegiatan profesi bimbingan dan konseling 9.1     Memahami dasar, tujuan, dan AD/ART organisasi profesi bimbingan dan konseling untuk pengembangan diri dan profesi

9.2     MenaatiKode Etik profesi bimbingan dan konseling, terutama dalam hal:

9.2.1      Asas kerahasiaan dan kesukarelaan

9.2.2      Konselor tidak pernah memihak, kecuali kepada kebenaran

9.2.3      Motivasi altruistik, yaitu layanan diberikan pertama-tama untuk kepentingan dan kebahagiaan sasaran yang dilayani

9.2.4      Keputusan tentang apa yang hendak dilakukan diambil oleh sasaran layanan sendiri

9.2.5      Pelayanan prima untuk sasaran layanan

9.3     Aktif dalam organisasi profesi bimbingan dan konseling untuk pengembangan diri danprofesi

Mengimplementasikan kolaborasi antar profesi 10.1  Mengkomunikasikan aspek-aspekprofesional bimbingan dan konseling kepada  organisasi profesi lain

10.2  Memahami peran organisasi profesi lain dan memanfaatkannya untuk suksesnya pelayanan bimbingan dan konseling

10.3  Bekerjadalam tim bersama tenaga paraprofesional dan profesional profesi lain.

10.4  Melaksanakan referalkepada ahli profesi lain sesuai dengan keperluan

KOMPETENSI PROFESIONAL
Menguasai konsep dan praksis asesmen untuk memahami kondisi, kebutuhan, dan masalah konseli 11.1     Menguasai hakikat asesmen, terutama berkaitan dengan penilaian hasil belajar dan pengungkapan masalah yang dialami sasaran layanan

11.2     Memilihteknik asesmen, sesuai dengan kebutuhan pelayanan bimbingan dan konseling

11.3     Menyusun dan mengembangkan instrumen asesmen untuk keperluan bimbingan dankonseling

11.4     Mengadministrasikan asesmen untuk mengungkapkan masalah-masalah yang dialamisasaran layanan, seperti instrumen AUM (Alat Ungkap Masalah), ITP (Inventory Tugas Perkembangan)

11.5     Memilihdan mengadministrasikan teknik asesmen pengungkapankemampuan dasar dan kecenderungan pribadisasaran layanan, seperti teknik sosiometri, instrumen pengungkatan bakat dan minat, instrumen locus ofcontrol , self esteem

11.6     Memilihdan mengadministrasikan instrumen

11.7     untuk mengungkapkankondisi aktualsasaran layanan berkaitan dengan lingkungan, seperti angket tentang kondisi fisik dan kondisi sosio-emosional dalam lingkungan keluarga, lingkungan sekolah

11.8     Mengakses data dokumentasi tentang sasaran layanan dalam pelayanan bimbingan dan konseling, terutama data dari himpunan data (cumulative record)

11.9     Menggunakan hasil asesmen dalam pelayanan bimbingan dan konseling dengan tepat

11.10  Menampilkan tanggung jawab profesional dalam praktik asesmen

Menguasai kerangka teoritik dan praksis bimbingan dan konseling 12.1     Mengaplikasikan hakikat pelayanan bimbingan dan konseling, yaitu bahwa pelayanan bimbingan dan konseling adalah untuk:

1.1.   pengembangan KES (Kehidupan Efektif Sehari-hari) sasaran layanan dan;

1.2.   penanganan KES-T (Kehidupan Efektif Sehari-hari yang Terganggu) sasaran layanan

12.2     Mengaplikasikan arahprofesi bimbingan dan konseling, yaitu arah pengembangan KES dan penanganan KES-T

12.3     Mengaplikasikan dasar-dasar pelayanan bimbingan dan konseling, yaitu terutama bahwa pelayanan bimbingan dan konseling didasarkan pada:

12.3.1    Kondisi diri dari pribadi sasaran layanan yang unik

12.3.2    Pengaruh lingkungan dan budaya terhadap sasaran layanan

12.3.3    Penerapan prinsip dan asas yang tepat

12.3.4    Penggunaan pendekatan, metode dan teknik yang tepat

12.3.5    Motivasi altruistik dan kode etik profesi

12.4     Mengaplikasikan pelayanan bimbingan dan konseling sesuai kondisi dan tuntutan wilayah kerja, terutama berkenaan dengan

12.4.1    Landasan, tujuan dan struktur lembaga

12.4.2    Aturan tata kerja yang diberlakukan

12.4.3    Tata aturan nilai dan moral yang digunakan

12.4.4    Prasarana dan sarana yang dapat dimanfaatkan

12.4.5    Hubungan kesejawatan yang perlu dibina

12.5     Mengaplikasikan pendekatan /model/jenis pelayanan dan kegiatan pendukung bimbingan dan konseling, yaitu terutama:

12.5.1    Jenis-jenis layanan (layanan orientasi, informasi, penempatan dan penyaluran, penguasaan konten, konseling perorangan, bimbingan kelompok, konseling kelompok, konsultasi, mediasi, dan advokasi)

12.5.2    Jenis kegiatan pendukung (aplikasi instrumentasi, himpunan data, konferensi kasus, kunjungan rumah, tampilan kepustakaan, dan alihtangan kasus)

12.6     Mengaplikasikan dalam praktik  format pelayanan bimbingan dankonseling, yaitu format individual, kelompok, klasikal, lapangan, kolabiratif, dan jarak jauh

Merancang program bimbingan dan konseling 13.1  Menganalisis kebutuhan sasaran layanan, yaitu kebutuhan dalam bidang pengembangan:

13.1.1   Kemampuan pribadi

13.1.2   Kemampuan sosial

13.1.3   Kemampuan belajar

13.1.4   Kemampuan persiapan karir

13.1.5   (No.13. 1.1. s.d. No.13. 1.4. untuk peserta didik prasekolah, pendidikan dasar dan menengah)

13.1.6   Kehidupan berkeluarga

13.1.7   Kehidupan beragama

13.1.8   Kehidupan berkewarganegaraan

13.1.9   (No.13.1.1. s.d. No.13. 1.7. untuk peserta didik s.d. perguruan tinggi dan orang dewasa/warga masyarakat luas)

13.2  Menyusun program bimbingan dan konseling yang berkelanjutan berdasar kebutuhan peserta didiksecara komprehensif dengan pendekatan perkembangan, yaitu :

13.2.1   Program tahunan

13.2.2   Program semesteran

13.2.3   Program bulanan

13.2.4   Program mingguan

13.2.5   Program harian

13.3  Menyusun rencana pelaksanaanprogram bimbingan dan konseling, yaitu program harian yang dilengkapi dengan:

13.3.1   Satuan layanan (SATLAN)

13.3.2   Satuan pendukung (SATKUNG)

13.3.3   Laporan pelaksanaan program (LAPELPROG)

13.4  Merencanakansarana dan biaya penyelenggaraan programbimbingan dan konseling, terutama untuk:

13.4.1   Penyelenggaraan administrasi instrumen dalam rangka need assessment

13.4.2   Pelaksanaan pelayanan kelompok di luar jam pembelajaran terjadwal

13.4.3   Kunjungan rumah

13.4.4   Penyelenggaraan kantor dan kegiatan administrasi

13.4.5   Pengembangan profesional Guru BK atau Konselor

Mengimplementasikan program bimbingan dan konseling yang komprehensif 14.1     Melaksanakan program bimbingan dan konseling, yaitu program tahunan, semesteran, bulanan, mingguan dan harian

14.2     Melaksanakan pendekatan kolaboratif dalam pelayanan bimbingan dankonseling, yaitu konsultasi dan kerjasama dengan pihak-pihak yang dapat memberikan fasilitas bagi kepentingan sasaran layanan, tanpa mencederai kode etik profesi

14.3     Memfasilitasi perkembangan akademik, karier, personal, dansosial sasaran layanan, yaitu dalam bidang-bidang pelayanan untuk sasaran layanan pada satuan pendidikan prasekolah, pendidikan dasar dan menengah

14.4     Mengelola sarana dan biaya  programbimbingan dan konseling, yaitu sebagaimana telah direncanakan terlebih dahulu untuk berbagai keperluan pelayanan

14.5     Melayani sasaran layanan di luar kegiatan yang telah diprogramkan, yaitu sasaran layanan di luar siswa asuh yang telah ditetapkan dan datang sewaktu-waktu di luar perencanaan

Menilai proses dan hasil kegiatan bimbingan dan konseling 15.1     Melakukan evaluasi hasil, proses,dan program bimbingan dan konseling, dengan arah pokok:

15.2     Penilaian hasil dengan fokus AKURS, yaitu dikuasainya : A (Acuan), K (Kompetensi), U (Usaha), R (Rasa) dan S (Kesungguhan) untuk berperilaku KES

15.3     Penilaian proses, yaitu dicapainya kualitas P (planing=perencanaan), O (organizing=pengorganisasian), A (actuating=pelaksanaan), C (controlling=penilaian), dan T (tindak lanjut) yang memenuhi kriteria

15.4     Penilaian program, yaitu dicapainya kualitas program tahunan, semesteran, bulanan, mingguan dan harian yang memenuhi kriteria

15.5     Melakukan penyesuaian proses pelayanan bimbingan dan konseling, yaitu:

15.5.1       Penyesuaian pelayanan bimbingan dan konseling terhadap permasalahan dan kebutuhan sasaran layanan

15.5.2       Penyesuaian pelayanan bidang bimbingan dan konseling terhadap pelayanan bidang lainnya, seperti bidang pengajaran

15.5.3       Penyesuaian terhadap hasil penilaian, berupa kegiatan tindak lanjut

15.6     Menginformasikan hasil pelaksanaan evaluasi pelayanan bimbingan dankonseling kepada pihak terkait, yaitu:

15.6.1         Hasil penilaian hasil layanan diinformasikan kepada sasaran layanan

15.6.2         Hasil penilaian program dan proses diinformasikankepada sejawat dalam bidang bimbingan dan konseling

15.6.3         Prospek tindak lanjut diinformasikan kepada pihak terkait tanpa melanggar kode etik profesi

15.7     Menggunakan hasil pelaksanaan evaluasi untuk merevisi dan mengembangkan program bimbingan dan konseling, yaitu untuk peningkatan mutu program, proses, dan hasil pelayanan, serta untuk peningkatan kerjasama antar sejawat personil lembaga, dan profesi

Memiliki kesadaran dan komitmen terhadap etika professional 16.1     Memahami dan mengelola kekuatan dan keterbatasanpribadi dan profesional

16.2     Menyelenggarakan pelayanansesuai dengan kewenangandan kode etikprofesionalkonselor, yaitu hanya menangani individu normal, tidak menangani penyakit, peristiwa kriminal, keabnormalan akut, ilmu sihir, dan pengedaran narkoba

16.3     Mempertahankan objektivitas dan menjaga agar tidak larut  dengan masalah konseli

16.4     Melaksanakan referalsesuai dengan keperluan

16.5     Peduli terhadap identitas profesional dan pengembangan profesi, terutama tentang kemartabatan profesi, yaitu terlaksananya:

16.5.1    Pelayanan yang bermanfaat

16.5.2    Pelaksana yang bermandat

16.5.3    Pengakuan yang sehat dari pemerintah dan masyarakat

16.6     Mendahulukan kepentingan sasaran layanandaripada kepentinganpribadi konselor (motivasi altruistik)

16.7     Menjagakerahasiaan sasaran layanan

Menguasai konsep dan praksis penelitian dalam bimbingan dan konseling 17.1     Memahami berbagai jenis dan metode penelitian

17.2     Mampu merancang penelitian  bimbingan dan konseling

17.3     Melaksaanakan penelitian bimbingan dan konseling

17.4     Memanfaatkan hasil penelitian  dalam bimbingan dan konseling dengan mengakses jurnal pendidikan dan bimbingan dan konseling

 

 

 


Email:

rppguswur@gmail.com

Belajar Inggris

BelajarInggris.Net 250x250

Blog Stats

  • 3,093,758 hits

Pengunjung

free counters

blogstat

Alexa Certified Site Stats for www.aguswuryanto.wordpress.com

Incoming traffic

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 215 other followers